4. Alergi
Seseorang yang memiliki alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu binatang harus berhati-hati. Alergi terhadap ketiga hal tersebut juga dapat memicu pembengkakan pada mata.
Ketika terpapar penyebab alergi, tubuh akan mengeluarkan zat histamin yang membuat pembuluh darah di mata dan sekitarnya meradang atau bengkak. Mata juga bisa menjadi berair, merah, dan gatal.
5. Merokok
Kalau kamu mengamati para perokok memiliki kantung mata yang membesar, itu karrena kulit halus di bawah mata menjadi semakin tipis. Merokok dapat mempercepat berkurangnya produksi kolagen, sehingga otot penopang mata menjadi melemah. Selain itu pembuluh darah juga menjadi semakin jelas sehingga terlihatlah mata perokok seperti mata panda.
Cara Mengatasinya
Jika kamu mengalami mata bengkak atau kantung mata membesar, tidak perlu khawatir, karena akan selalu ada cara untuk mengatasinya. Berikut beberapa tips cara mengatasi kantung mata membesar dari alodokter.com.
1. kompres mata selama 10 sampai 15 menit dengan air dingin atau es batu yang dibalut kain.
2. Kompres mata dengan mentimun atau wortel dingin yang sudah dilapisi kain, atau kantung teh hijau yang sudah didinginkan.
3. Mulailah menjaga pola akan dan asupan gizi, rutin minum vitamin, dan mineral agar kebutuhan gizi tercukupi.
4. Hindari penggunaan garam berlebihan pada makanan dan kurangi asupan garam agar penumpukan cairan pada tubuh dapat diminimalkan.
5. Perawatan wajah seperti filler, peeling wajah, dan juga laser resurfacing juga dapat dicoba untuk meminimalkan pembengkakan pada kelopak mata.
Namun, daripada melakukan perawatan untuk mengatasinya, lebih baik jika melakukan perawatan sejak sebelum terjadi dengan menerapkan gaya hidup sehat. Makan makanan sehat, olahraga, dan hindari merokok.
Demikian itu penyebab kantung mata membesar dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Momen Jokowi, Prabowo, dan Gibran Kompak di HUT ke-79 TNI, Tanda Persatuan?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Momen Jokowi, Prabowo, dan Gibran Kompak di HUT ke-79 TNI, Tanda Persatuan?
-
"Mau Mandi Dulu di Hotel": Jawaban 'Nyeleneh' Gibran Rakabuming Jadi Sorotan, Warganet: Kayak Orang..
-
Kemungkinan Yang Akan Terjadi Jika Gibran Gagal Dilantik, Prabowo Bisa Ajukan Nama Baru
-
Fufufafa Berbicara, Gibran Rakabuming Bernasib Tragis Plonga-Plongo di Samping Prabowo: Indonesia Tidak Butuh!
-
Netizen Soroti Kantung Mata Gibran saat Hadiri HUT TNI ke-79 di Monas
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa