Suara.com - Mata minus, atau miopia, adalah kondisi di mana seseorang kesulitan melihat objek pada jarak jauh secara jelas. Kondisi ini biasanya terjadi akibat faktor keturunan, gaya hidup yang buruk, atau kebiasaan seperti terlalu lama menatap layar gadget.
Meskipun lensa kontak dan kacamata dapat membantu memperbaiki penglihatan, banyak orang yang mencari cara alami untuk mengatasi mata minus tanpa harus bergantung pada alat bantu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa metode alami yang diyakini dapat membantu memperbaiki penglihatan yang terganggu akibat mata minus.
Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kab. Bantul dengan situs pafikabbantul.org, menjaga kesehatan mata melalui kebiasaan sehat adalah langkah awal yang penting untuk mencegah dan mengatasi gangguan penglihatan.
1. Latihan Mata
Latihan mata secara teratur dapat membantu melatih otot mata dan memperbaiki penglihatan. Salah satu metode yang dikenal adalah teknik "palming," yaitu dengan menutupi mata menggunakan telapak tangan yang hangat. Cara ini membantu merilekskan otot mata dan mengurangi ketegangan setelah lama beraktivitas. Selain itu, fokus bergantian antara objek yang dekat dan jauh juga bisa menjadi latihan yang baik untuk mata.
2. Mengonsumsi Makanan yang Baik untuk Mata
Asupan makanan yang kaya nutrisi sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Beberapa makanan yang dikenal baik untuk mata antara lain adalah wortel yang kaya beta-karoten, bayam yang mengandung lutein, serta ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Kandungan antioksidan dalam makanan tersebut dapat melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan fungsi penglihatan.
3. Istirahat yang Cukup untuk Mata
Baca Juga: UPDATE Klasemen Runner-up: Imbas Vietnam 'Main Mata', Timnas Indonesia U-17 Kini.....
Terlalu lama menatap layar komputer atau gadget dapat memperburuk kondisi mata minus. Untuk itu, penting memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata. Cobalah mengikuti aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki selama 20 detik. Hal ini membantu mengurangi ketegangan pada mata akibat paparan cahaya biru dari layar.
4. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Kebiasaan sehat seperti tidur yang cukup, menjaga jarak saat membaca atau menonton, dan menghindari kebiasaan menatap layar dalam waktu lama sangat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Hindari juga kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan, karena dapat memperburuk kondisi mata.
5. Melakukan Relaksasi dengan Air Dingin
Air dingin dapat membantu menyegarkan mata dan meredakan ketegangan. Membasuh wajah dan mata dengan air dingin secara teratur dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di sekitar mata dan mengurangi rasa lelah.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Cara Mencegah Terserangnya Penyakit Demam Berdarah
-
Sindiran Tajam Berujung Hujatan? Polemik Buku Catatan Najwa dan Najwa Shihab
-
Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan
-
3 Cara Mudah Menangani Kondisi Sesak Napas Mendadak
-
Pedagang Pempek di Balik Dugaan Korupsi Senjata Gas Air Mata Polri
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya