Suara.com - Sakit maag atau dispepsia merupakan kondisi kesehatan yang sangat umum dialami masyarakat Indonesia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat.
dr. Zaidul Akbar, seorang pakar kesehatan holistik, membagikan solusi alami yang efektif untuk mengatasi masalah maag. Pencetus Jurus Sehat Rasulullah ini mengatakan air tajin merupakanh salah satu bentuk pengobatan alternatif alias herbal, yang bisa digunakan untuk mengatasi sakit maag.
"Air tajin beras itu salah satu yang sangat baik dan sangat bagus untuk mengembalikan keseimbangan asam lambung atau beras beras organik," ujarnya di kanal YouTube Zaidul Akbar Official, Kamis (29/7/2021).
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh. Kondisi ini dapat disebabkan oleh dua faktor utama:
- Produksi asam lambung berlebih (hiperasiditas)
- Kekurangan asam lambung (hipoklorhidria)
Gejala yang dialami penderita maag dapat berbeda-beda tergantung penyebabnya. Penting untuk mengidentifikasi jenis maag yang dialami sebelum memulai pengobatan.
Dr. Zaidul Akbar merekomendasikan air tajin atau air rebusan beras sebagai salah satu solusi alami terbaik untuk menyeimbangkan asam lambung. Berikut manfaat air tajin untuk kesehatan pencernaan:
- Menetralkan asam lambung
- Memberikan efek menenangkan pada lambung
- Mudah dicerna dan aman dikonsumsi
- Mengandung nutrisi penting dari beras
Ramuan Herbal untuk Meredakan Maag ala dr. Zaidul Akbar
Selain air tajin, mengatasi maag juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan beberapa ramuan herbal yang direkomendasikan oleh dr. Zaidul Akbar. Berikut adalah beberapa ramuan alami yang bisa Anda coba:
1. Minuman Jahe Kombinasi
Baca Juga: Profil PT TSI, Perusahaan Rokok Ustaz Solmed yang Diduga Langgar Aturan hingga Dituntut Rp 1 Triliun
Ramuan jahe ini efektif untuk membantu meredakan gejala maag, terutama karena jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk lambung.
Bahan-bahan:
- Jahe segar
- Daun pandan
- Serai
- Madu
Campurkan jahe, pandan, dan serai yang sudah direbus, lalu tambahkan madu untuk memberikan rasa manis alami sekaligus manfaat antibakteri. Minuman ini bisa diminum hangat untuk memberi rasa nyaman di lambung.
2. Suplemen Alami
Selain ramuan minuman, dr. Zaidul Akbar juga merekomendasikan kombinasi suplemen alami yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Bahan-bahan:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak