Suara.com - Menahan bersin mungkin terlihat sepele, tetapi tindakan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Bersin adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke saluran pernapasan, seperti debu atau virus.
Ketika kita menahan bersin, tekanan yang seharusnya dikeluarkan saat bersin terperangkap di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Berikut adalah beberapa dampak negatif dari menahan bersin:
1. Peningkatan Tekanan Darah
Menahan bersin dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang mendadak. Ini bisa berbahaya, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi, karena dapat memicu komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
2. Pecahnya Pembuluh Darah
Tekanan tinggi akibat menahan bersin dapat menyebabkan pembuluh darah pecah, terutama di area mata, hidung, atau bahkan otak. Pecahnya pembuluh darah di otak dapat berakibat fatal.
3. Gangguan Pendengaran
Telinga tengah terhubung dengan rongga hidung melalui saluran Eustachius. Menahan bersin dapat meningkatkan tekanan udara dan merusak saluran ini, yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran sementara atau permanen.
Baca Juga: Kondisi Terus Membaik Usai Penyempitan Pembuluh Darah, Sonny Septian Tak Sabar Syuting Lagi
4. Cedera Diafragma
Diafragma adalah otot utama yang membantu pernapasan. Menahan bersin membuat diafragma bekerja lebih keras dan dapat menyebabkan kelelahan atau cedera pada otot ini, yang mengakibatkan nyeri dada dan kesulitan bernapas.
5. Infeksi
Bersin berfungsi untuk mengeluarkan kuman dari saluran pernapasan. Dengan menahan bersin, kuman tersebut terperangkap dalam tubuh dan dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas, seperti sinus atau tenggorokan.
Mengapa Bersin Penting?
Bersin adalah cara tubuh mempertahankan diri dari iritasi dan alergi. Seperti yang dikutip dari pafikotasalatiga.org, saat benda asing masuk ke hidung, saraf akan mengirim sinyal ke otak untuk memicu bersin dan mengeluarkan benda tersebut dari saluran pernapasan.
Berita Terkait
-
Terinfeksi Bakteri Langka di Usus, Inul Daratista Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Mohon Doanya, Kondisi Vidi Aldiano Kembali Drop
-
Pahami Hukum Salat saat Sakit hingga Tata Cara Bersuci yang Tepat
-
Pulang dari Rumah Sakit, Abdee Slank Kabarkan Kondisi Terkini
-
Sakit Maag Hilang dengan Air Tajin? Ini Penjelasan dr. Zaidul Akbar
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius