Suara.com - Belakangan kasus skin care berbahaya yang menyeret nama pengusaha asal Makassar Mira Hayati membuat publik merasa khawatir. Masyarakat kerap melontarkan pertanyaan apakah skin care yang mereka gunakan merupakan produk yang aman. Padahal, cara cek skin care aman cukup mudah. Anda tinggal memasukkan nomor registrasi produk untuk mengetahui apakah skin care tersebut terdaftar di BPOM.
Secara lebih detail, cara cek skin care terdaftar BPOM adalah sebagai berikut.
1. Kunjungi situs https://cekbpom.pom.go.id/
2. Ketikkan nama produk/ merek/ NIE/ nama pendaftar/ komposisi
3. Klik cari
Sementara itu, situs produk kecantikan Loreal-paris menyebutkan ada cara lain untuk mengecek keamanan skin care yakni dengan mengunduh aplikasi BPOM. Caranya adalah sebagai berikut.
1. Unduh Aplikasi Cek BPOM. Pasang aplikasi Cek BPOM yang tersedia di App Store untuk iOS atau Play Store untuk Android.
2. Buka Aplikasi. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi di ponsel Anda.
3. Pilih Opsi Pencarian. Di layar utama aplikasi, Anda akan menemukan beberapa opsi pencarian seperti nomor registrasi, nama produk/nama dagang, atau nama produsen/importir.
Baca Juga: 3 Serum Vitamin C Ampuh Pudarkan Hiperpigmentasi dengan Harga Rp50 Ribuan
4. Masukkan Kata Kunci. Ketikkan kata kunci yang sesuai di kolom Kata Kunci Pencarian untuk memulai pencarian produk yang diinginkan.
5. Periksa Hasil Pencarian. Setelah pencarian berhasil, aplikasi akan menampilkan detail produk, termasuk Nomor registrasi, Nama produk, Pendaftar, dan Tempat produk dibuat.
6. Verifikasi Informasi. Pastikan semua informasi yang ditampilkan sesuai dengan data pada produk Anda untuk mengonfirmasi keaslian produk tersebut.
Demikian cara untuk mengetahui apakah skin care yang kamu gunakan aman dan sesuai standar. Pasalnya, masih menurut Loreal-paris, produk – produk skin care yang tidak terdaftar dan tidak melalui scan cek BPOM tak dapat dipastikan keamanannya untuk kulit wajah.
Informasi yang terdapat di kemasan produk ataupun klaim dari produsen tidak terjamin kebenarannya karena tidak ada pihak yang menguji sebelum dipasarkan, serta mengawasi peredarannya agar tidak menyalahi aturan. Dengan demikian, konsumen perlu kritis dan paham cara mengecek kemanan produk kecantikan melalui situs BPOM agar terhindar dari masalah yang tidak diinginkan saat melakukan perawatan kulit.
Menurut laporan BPOM, bahan berbahaya yang ditemukan di produk kosmetik ilegal di antaranya adalah merkuri, yang banyak disalahgunakan untuk memutihkan kulit padahal bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker, dan mengakibatkan cacat pada janin. Ada pula hydroquinone yang juga disalahgunakan untuk memutihkan kulit, padahal potensi untuk membuat kulit iritasi sangat besar jika digunakan tanpa pengawasan dokter.
Berita Terkait
-
Maia Estianty Sarankan Lapor BPOM Daripada Huru-hara Soal Skincare, Nikita Mirzani: Mau Sampai Kapan?
-
Harta Rp24 Triliun, Gaya Hidup Owner Skincare Ini Beda 360 Derajat dari Shella Saukia Cs
-
4 Hybrid Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Nyaman Seharian!
-
Gegara Huru-Hara Skincare Overclaim, Uya Kuya Jadi Takut Pakai Produk Lokal: Muka Gue Sudah Pas-pasan!
-
3 Serum Vitamin C Ampuh Pudarkan Hiperpigmentasi dengan Harga Rp50 Ribuan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini