Suara.com - Pigmentasi pada wajah sering menjadi permasalahan kulit yang dialami banyak orang. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti paparan sinar matahari, polusi, hormon, serta penuaan dini.
Dr. Anindita Sarkar, Chief Medical Officer, Clinically dan AAYNA Clinics berbagi rutinitas perawatan kulit yang bisa mencegah kerusakan dan membantu mengatasi noda yang ada.
1. Fondasi kulit dengan pembersihan
Membersihkan kulit merupakan langkah pertama dan terpenting dalam rutinitas perawatan kulit apapun. Gunakan pembersih yang lembut namun efektif untuk menghilangkan kotoran, minyak berlebih, dan kotoran, serta menghindari penyumbatan pori-pori dan mencegah kulit kusam.
Cari pembersih yang mengandung vitamin c , niacinamide, atau asam glikolat karena bahan-bahan tersebut membantu meratakan warna kulit sekaligus menjaga kulit tetap segar.
2. Gunakan serum
Serum terkonsentrasi dengan bahan aktif yang membantu mengurangi bintik hitam, meratakan warna kulit, dan produksi melanin. Anda dapat menggunakan serum berbasis Vitamin C, yang merupakan salah satu bahan terbaik untuk mengatasi pigmentasi karena mengandung antioksidan serta meningkatkan produksi kolagen.
Selain itu, AHA, BHA, dan retinol dapat digunakan secara eksklusif untuk rutinitas malam hari. Sementara asam kojic, alfa arbutin, dan niacinamide dapat digunakan dalam rutinitas pagi dan malam hari untuk memperlambat produksi melanin dan memperbaiki tekstur kulit.
3. Melembapkan untuk perkuat lapisan kulit
Menggunakan pelembap yang membantu mengunci hidrasi, memperbaiki kerusakan, dan mengurangi sensitivitas kulit dapat memperkuat penghalang kulit. Di sisi lain, kulit yang mengalami dehidrasi lebih rentan terhadap iritasi, yang dapat memperburuk bintik hitam dan warna kulit yang tidak merata.
Carilah pelembap yang mengandung asam hialuronat, yang digunakan untuk menghidrasi, ceramide untuk memperkuat lapisan kulit, dan niacinamide untuk membantu mengatasi warna kulit yang tidak merata. Jika kulit kering, pilihlah krim yang lebih kaya atau gunakan pelembap berbasis gel yang ringan untuk jenis kulit berminyak.
4. Tabir surya
Paparan sinar matahari merupakan salah satu pemicu terbesar terjadinya pigmentasi. Paparan sinar UV secara langsung merangsang produksi melanin, yang membuat bintik hitam yang ada menjadi lebih gelap dan menyebabkan bintik hitam baru tampak lebih jelas.
Sangat efektif untuk mengoleskan tabir surya setiap hari sebagai perlindungan. Pilih tabir surya berspektrum luas dengan perlindungan UVA, SPF 50+ dan PA+++ dan cari juga formula yang mengandung Zinc Oxide, Titanium Dioxide atau Niacinamide untuk perlindungan tambahan.
Oleskan kembali tabir surya meskipun di dalam ruangan untuk menghindari kerusakan akibat radiasi cahaya biru dari layar.
5. Lakukan eksfoliasi
Eksfoliasi mendorong pergantian sel dan memudarkan pigmentasi lebih cepat. Dengan mengangkat sel kulit mati, eksfoliasi memungkinkan bahan pencerah meresap lebih dalam dan bekerja lebih efektif. Gunakan asam glikolat (AHA), asam laktat, dan asam mandelic untuk melarutkan sel kulit mati dan memperlihatkan kulit segar di bawahnya.
Jika kulit sensitif, pilihlah eksfoliator yang lembut namun efektif 2-3 kali seminggu untuk meningkatkan pembaruan kulit dan mendapatkan kulit yang baru. Gunakan eksfoliator seperti AHA/BHA hanya pada rutinitas malam, dan hindari mencampurnya dengan bahan pengelupas lainnya seperti retinol pada malam yang sama untuk mencegah pengelupasan berlebihan.
Berita Terkait
-
Digital Detox dan Ilusi Putus Koneksi di Dunia Kerja Modern
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Gus Ipul Desak Wali Kota Denpasar Tarik Ucapan Dinilai Menyesatkan Publik
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak