Suara.com - Lari kini bukan lagi sekadar aktivitas fisik, tetapi telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. Data dari berbagai lembaga menunjukkan lonjakan minat terhadap olahraga ini: menurut survei Jakpat, 32% Gen Z dan 37% milenial di Indonesia menggemari lari, sementara Asosiasi Lari Indonesia mencatat peningkatan peserta event lari hingga 30%.
Bahkan, laporan Strava mencatat pertumbuhan komunitas lari Indonesia hingga 83%! Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa lari adalah tren positif yang semakin digemari lintas generasi.
Merespons tren tersebut, ISOPLUS—minuman isotonik produksi WINGS Food — kembali menghadirkan ajang lari tahunan bertajuk ISOPLUS Run 2025. Masih mengusung semangat “Unlock Your Greatness”, event ini hadir lebih besar dan terstruktur, lengkap dengan program latihan profesional yang bisa diikuti oleh siapa saja, baik pelari pemula maupun profesional.
ISOPLUS Run 2025: Ajang Lari Inklusif dengan Pengalaman Lengkap
ISOPLUS Run 2025 akan digelar di dua kota besar: Community Park Pantai Indah Kapuk, Jakarta (5 Oktober 2025) dan Surabaya (19 Oktober 2025).
Menariknya, event ini menyediakan lima kategori lari: 5K, 10K, Half Marathon (21K), Full Marathon (42K), hingga Kids Dash yang dirancang agar anak-anak pun bisa ikut merasakan keseruan olahraga lari dalam atmosfer yang seru dan aman.
Dengan konsep Complete Running Experience, event ini tak hanya fokus pada lomba, tapi juga mempersiapkan peserta secara menyeluruh melalui dua program unggulan: TANYA AHLI dan 21 Days Challenge.
Persiapan Fisik & Nutrisi: Program Khusus Bersama Para Ahli
Melalui program TANYA AHLI, peserta bisa mendapatkan edukasi langsung dari tenaga medis dan pelatih profesional. Salah satunya adalah Andy Sugiyanto, pelatih lari profesional yang akan membimbing peserta dalam dua pendekatan latihan: improve speed untuk mengejar personal best, dan upgrade distance untuk membangun daya tahan.
Baca Juga: All Girls All Around: Ketika Lari Menyatukan dan Menguatkan Perempuan
Tak hanya fisik, aspek nutrisi juga jadi perhatian. Dalam program 21 Days Challenge, peserta akan mendapat pendampingan eksklusif dari dr. Angela Dalimarta, Sp.GK, seorang nutrisionis olahraga yang akan menyusun custom meal plan selama 21 hari untuk menunjang performa dan pemulihan tubuh.
Program ini diadakan secara cuma-cuma bagi peserta terpilih, menjadikan ISOPLUS Run sebagai satu-satunya event lari dengan pendampingan profesional yang menyeluruh.
Semua Bisa Ikut, Tak Harus Jadi Atlet
Event ini dirancang agar bisa dinikmati oleh siapa saja. Dardityo Santoso, Race Director ISOPLUS Run 2025, menyebutkan bahwa ajang ini terbuka untuk semua kalangan. Cut-off time yang lebih panjang, banyaknya water station, serta panduan latihan untuk pemula menjadi bukti bahwa ISOPLUS Run tidak elitis.
Bahkan dari sisi keamanan, peserta akan mendapatkan fasilitas medis lengkap di sepanjang lintasan, termasuk alat pacu jantung di titik-titik strategis.
ISOPLUS Run 2025 menargetkan lebih dari 16.000 peserta di dua kota. Tak heran jika acara ini disebut sebagai salah satu event lari paling bergengsi dan inklusif di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun