Suara.com - Menjaga kesehatan kini semakin mudah dilakukan dari rumah. Salah satu langkah penting, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi, adalah memantau tekanan darah secara rutin.
Supaya tetap bisa memantau tekanan darah tinggi di rumah, alat yang perlu dipunyai adalah tensimeter.
Tensimeter, juga dikenal sebagai sfigmomanometer, adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah seseorang. Kegunaannya sangat penting dalam memantau kesehatan jantung dan mendeteksi kondisi seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) atau hipotensi (tekanan darah rendah).
Tapi dengan banyaknya produk di pasaran, mungkin akan membuat Anda bingung dalam memilih mana yang terbaik. Berikut kami sertakan 5 rekomendasi tensimeter terbaik berdasarkan rekomendasi dokter.
1. Omron Tensimeter Digital HEM 7156A
Omron dikenal sebagai merek terdepan dalam peralatan kesehatan, dan seri HEM 7156A membuktikan reputasi tersebut. Akurasinya telah teruji dan memenuhi standar presisi tinggi.
Tensimeter ini mampu menyimpan hingga 60 hasil pengukuran untuk satu pengguna, lengkap dengan tanggal dan waktu. Di dalam kotaknya, sudah dilengkapi adaptor sehingga Anda tidak perlu terus-menerus mengganti baterai.
Harga: Kisaran Rp775.000 - Rp1.400.000
2. Beurer BC 44 Wrist Digital Tensimeter
Baca Juga: Rekomendasi Minuman Jus untuk Penderita Darah Rendah
Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi atau tidak menyukai manset lengan atas, Beurer BC 44 adalah solusi yang tepat. Tensimeter ini didesain untuk pergelangan tangan, membuatnya sangat ringkas dan mudah dibawa bepergian.
Tensimeter ini hadir dengan layar LCD besar beriluminasi biru yang sangat mudah dibaca. Tidak hanya itu, alat ini juga mampu mendeteksi irama jantung yang tidak teratur.
Hasil pengukuran diklasifikasikan dengan indikator warna sesuai standar World Health Organization (WHO). Alat ini dilengkapi fitur pesan jika terjadi kesalahan penggunaan dan indikator baterai lemah.
Harga: Sekitar Rp710.000 - Rp1.100.000
3. Jumper HA200 Tensimeter Digital Voice
Jumper HA200 menawarkan fungsionalitas modern dengan harga yang sangat bersahabat. Fitur yang paling menonjol adalah panduan suara (voice guide), yang akan membacakan hasil pengukuran Anda.
Fitur tersebut sangat membantu bagi para lansia atau mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan.
Alat ini mampu menyimpan hingga 99 data pengukuran. Desainnya yang ringan dan ringkas membuatnya mudah disimpan dan dibawa bepergian.
Harga: Kisaran Rp294.000 - Rp520.000
4. Sinocare BA-801 Tensimeter Digital Otomatis
Sinocare BA-801 adalah pilihan cerdas bagi keluarga karena kemampuannya menyimpan data untuk dua pengguna berbeda. Alat ini menggabungkan fitur esensial, kemudahan penggunaan, dan harga yang sangat terjangkau.
Alat ini dapat menyimpan hingga 90 data pengukuran untuk masing-masing dari dua pengguna (total 180 data). Fiturnya sangat lengkap, yakni dengan fungsi suara, deteksi aritmia, dan pengingat jika tekanan darah tergolong tinggi.
Harga: Kisaran Rp180.000 - Rp399.000.
5. Yuwell Tensimeter Digital YE660B
Yuwell YE660B hadir sebagai pesaing kuat di kelas menengah dengan menawarkan manset berukuran besar dan garansi resmi yang panjang. Alat ini juga dilengkapi teknologi yang menjamin kenyamanan saat pengukuran.
Ukuran manset mencapai 22-45 cm, cocok untuk pengguna dengan lingkar lengan tebal. Alat ini dapat menyimpan hingga 74 pengukuran serta menampilkan rata-rata dari tiga pengukuran terakhir untuk hasil yang lebih stabil.
Keuntungan lainnya adalah adanya garansi resmi hingga 5 tahun.
Harga: Kisaran Rp240.000 - Rp295.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga