Ia juga menekankan bahwa belum ada obat khusus untuk menyembuhkan dengue, dan pengobatan yang ada hanya bersifat meredakan gejala.
“Dengue itu bukan penyakit musiman, virusnya ada sepanjang tahun dan bisa menyerang siapa saja. Kalau tidak dikenali dan ditangani sejak awal, bisa berkembang menjadi dengue shock syndrome yang berbahaya, terutama pada anak-anak,” katanya.
Karena itu, langkah pencegahan menjadi satu-satunya jalan paling efektif untuk melindungi anak-anak, termasuk melalui 3M Plus dan vaksinasi dengue yang kini sudah tersedia dan direkomendasikan.
Dalam kesempatan yang sama, Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung edukasi publik dan upaya pencegahan dengue, terutama bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.
“Setiap anak berhak tumbuh sehat, aman, dan bebas dari penyakit yang bisa dicegah seperti dengue. Kita berbicara tentang kehilangan masa bermain, pendidikan yang terhenti, bahkan kehilangan nyawa yang sebenarnya bisa dicegah,” ujar Andreas.
Menurut Andreas, upaya pencegahan tak bisa dilakukan sendirian, melainkan harus menjadi gerakan bersama.
“Kami percaya bahwa perubahan hanya bisa tercapai melalui kolaborasi. Semakin banyak orang tua yang sadar, semakin besar peluang kita memutus rantai penularan dengue. Tujuan kami jelas: Nol Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!