Sinar biru (blue light) yang dipancarkan dari layar ponsel, tablet, dan laptop adalah musuh utama melatonin, hormon yang mengatur rasa kantuk.
Paparan sinar biru di malam hari menipu otak Anda untuk berpikir bahwa hari masih siang, sehingga produksi melatonin terhambat. Buat aturan tegas: tidak ada scrolling media sosial atau nonton serial di tempat tidur. Letakkan gadget Anda jauh dari jangkauan.
5. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman
Apa yang Anda konsumsi di sore dan malam hari bisa menjadi biang kerok insomnia. Hindari kafein (kopi, teh, soda, cokelat) dan nikotin setidaknya 6-8 jam sebelum tidur karena keduanya adalah stimulan.
Hindari juga makan dalam porsi besar atau makanan pedas yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Jika lapar, pilih camilan ringan seperti pisang atau segenggam almond.
6. Olahraga Teratur, Tapi Tahu Waktu
Aktivitas fisik secara teratur terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi stres. Namun, perhatikan waktunya.
Berolahraga terlalu dekat dengan jam tidur justru bisa meningkatkan suhu tubuh dan adrenalin, membuat Anda lebih sulit untuk rileks. Beri jeda setidaknya 2-3 jam antara sesi olahraga berat dengan waktu tidur Anda.
7. Terapkan Teknik Relaksasi untuk "Reset" Pikiran
Baca Juga: Diduga Protes Pemotor Rampas Hak Pejalan Kaki, Pria Ini Bentangkan Ular 2 Meter di Trotoar
Seringkali, yang membuat kita terjaga adalah pikiran yang terus berpacu (racing thoughts). Untuk mengatasinya, coba teknik relaksasi sederhana.
Salah satu yang paling populer adalah teknik pernapasan 4-7-8: tarik napas melalui hidung selama 4 detik, tahan napas selama 7 detik, dan hembuskan perlahan melalui mulut selama 8 detik.
Ulangi beberapa kali hingga Anda merasa lebih tenang. Meditasi singkat atau mendengarkan rekaman guided meditation juga bisa sangat membantu.
Berita Terkait
-
Diduga Protes Pemotor Rampas Hak Pejalan Kaki, Pria Ini Bentangkan Ular 2 Meter di Trotoar
-
5 Inspirasi Kamar Tidur 1x1 Meter yang Estetik, Dijamin Nyaman!
-
5 Desain Kamar Tidur 1x1 Meter yang Estetik dan Fungsional, Cocok untuk Anak Kos hingga Remaja!
-
3 Warna Cat Kamar Terburuk Menurut Desainer Interior, Sebaiknya Dihindari!
-
5 Rekomendasi Wallpaper Dinding Kamar Tidur Romantis, Ciptakan Nuansa Intim dan Menenangkan!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya