Suara.com - Di tengah gaya hidup serba cepat dan pola makan modern, masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi kini semakin banyak dialami anak muda.
Musisi Al Ghazali mengingatkan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan sejak dini agar generasi produktif tidak terjebak masalah penyakit yang seharusnya bisa dicegah.
“Sekarang banyak anak muda yang sudah kena kolesterol atau gangguan kesehatan lainnya. Jadi pemerataan kesehatan itu penting banget,” kata Al saat menghadiri acara Pasukan bodrex Merah Putih Beraksi di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Menurut Al, deteksi dini sangat penting untuk melindungi generasi muda dari risiko penyakit yang sering muncul tanpa gejala. Ia menilai, pemerataan akses layanan kesehatan bisa membantu lebih banyak orang melakukan pengecekan sejak awal.
“Kalau aksesnya mudah, orang jadi nggak punya alasan untuk malas periksa kesehatan,” ujarnya.
Gaya Hidup Anak Muda dan Ancaman Kesehatan Dini
Fenomena anak muda mengalami penyakit “orang tua” seperti kolesterol, hipertensi, hingga diabetes bukan lagi hal langka. Pola makan tinggi lemak, kurangnya aktivitas fisik, serta jam tidur berantakan menjadi pemicu utama.
Berdasarkan data Kemenkes yang dirilis pada 2023, 32% dari penduduk usia 20 tahun ke atas tidak pernah melakukan pemeriksaan tekanan darah, 61% tidak memeriksa kadar kolesterol, dan 63% tidak pernah memeriksa kadar gula darah.
Kondisi ini membuat penyakit tidak terdeteksi hingga stadium lanjut. Al menilai, kesadaran menjaga pola hidup sehat harus ditanamkan lebih awal.
Baca Juga: Sri Mulyani Berencana Naikkan Iuran BPJS Kesehatan 4 Bulan Lagi
“Kalau kita sehat, kita bisa kerja lebih produktif dan bantu wujudkan Indonesia emas,” tutur putra sulung Ahmad Dhani itu.
Pemerataan Akses Kesehatan Jadi Kunci
Selain soal kesadaran pribadi, Al juga menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Banyak masyarakat enggan memeriksakan diri karena jarak ke fasilitas kesehatan masih jauh.
“Kalau layanannya ada di dekat kita, masyarakat jadi lebih rajin cek kesehatan. Pemerataan akses ini bukan cuma soal layanan, tapi juga upaya melindungi generasi muda agar tetap kuat dan sehat,” jelas Al.
Al berharap anak muda bisa menjadi pionir gaya hidup sehat di lingkungannya. Menurutnya, langkah sederhana seperti menjaga pola makan, rutin olahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala sudah bisa membawa dampak besar.
“Menjaga kesehatan itu nggak perlu ribet. Konsistensi adalah kuncinya. Semoga kita semua bisa jadi contoh positif buat orang-orang di sekitar,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya