- Raditya Dika menambahkan bahwa orang tuanya juga sudah diberi susu Etawanesia agar merasakan manfaatnya.
- Berkat teknologi pengolahan modern, susu kambing kini bisa dinikmati tanpa rasa dan aroma yang mengganggu.
- Etawanesia menghadirkan susu kambing Etawa dalam bentuk bubuk, bebas bau amis, lebih mudah dicerna.
“Dan ternyata susu Etawanesia juga bisa dikonsumsi anak muda dan anak-anak loh,” tambah Raditya Dika.
“Benar, sekarang ini gejala asam urat tidak hanya dirasakan oleh orang tua saja, tapi juga anak muda usia 20-30 tahun banyak yang mengalami gejala asam urat karena gaya hidupnya. Dengan minum susu Etawanesia, bisa mencegah sedari dini,” tegas dr. Adrian.
Raditya Dika menambahkan bahwa orang tuanya juga sudah diberi susu Etawanesia agar merasakan manfaatnya.
Karena itulah banyak dokter merekomendasikan susu Etawanesia untuk semua kalangan usia guna mencegah asam urat.
Dirinya sudah mencoba mengirimkan susu kambing ini ke rumah mama. Cocok banget buat orang yang sebelumnya masih ragu untuk mencoba susu kambing.
Apalagi susu dari Etawanesia ini sudah dipadukan dengan kelor (daun moringa), jadi rasanya lebih enak dan aromanya tidak menyengat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!