- Seorang wanita asal India menjalani operasi darurat di Maharaja Yashwantrao Hospital akibat benda asing dalam tubuhnya.
- Polisi Chandan Nagar menangkap pelaku bernama Prakash setelah terbukti memasukkan bagian plastik sepeda motor ke rahim istri.
- Korban mengalami cedera organ serius dan harus menjalani perawatan intensif akibat kekerasan yang dilakukan suaminya tersebut.
Suara.com - Seorang perempuan dari komunitas suku di India yang berusia awal 30-an kini berjuang untuk bertahan hidup setelah menjalani operasi besar di Maharaja Yashwantrao Hospital.
Dilansir dari media India, Indiatv News, operasi tersebut dilakukan untuk mengangkat benda asing yang diduga dimasukkan ke dalam rahimnya oleh sang suami lebih dari setahun lalu.
Suaminya, Prakash alias Rama Bhil, telah ditangkap oleh kepolisian Chandan Nagar pada Senin (20/4/2026), setelah adanya laporan dari korban.
Tim dokter yang terdiri dari ahli kandungan, urologi, dan anestesi melakukan operasi selama lima jam untuk mengangkat rahim korban yang mengalami luka parah.
Prosedur tersebut dipimpin oleh dr. Sumit Shukla dan dr. Sonia Moses, setelah ditemukan adanya bagian plastik dari pegangan sepeda motor di dalam tubuh korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami pendarahan hebat serta cedera pada kandung kemih, usus kecil, dan rahim. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Dokter menyatakan kondisi pasien akan terus dipantau selama beberapa hari ke depan sebelum menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Pihak rumah sakit juga menyebutkan bahwa infeksi berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain jika operasi tidak segera dilakukan.
Menurut keterangan polisi, korban sempat memeriksakan diri pada Januari lalu setelah hasil rontgen menunjukkan adanya benda asing di dalam tubuhnya.
Baca Juga: Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari
Namun, saat itu ia tidak melanjutkan pengobatan dan meninggalkan rumah sakit.
Ketika rasa sakit kembali tak tertahankan, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada seorang polisi wanita, yang kemudian membawanya ke rumah sakit sekaligus memproses penangkapan pelaku.
Korban sebelumnya juga sempat mencoba melapor ke polisi, namun tidak mendapatkan penanganan.
Polisi mengungkapkan bahwa pelaku melakukan tindakan tersebut dalam kondisi mabuk setelah terjadi pertengkaran terkait dugaan hubungan dengan perempuan lain.
Pasangan tersebut diketahui memiliki empat anak, termasuk tiga anak perempuan, yang kini harus bertahan tanpa kehadiran kedua orang tuanya.
Berita Terkait
-
Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari
-
Lebanon Berada di Ambang Kolaps Medis Usai Serangan Brutal Israel Hancurkan Infrastruktur Vital
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan