Health / Women
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB
ilustrasi nyeri dada (freepik.com/jcomp)
Baca 10 detik
  • Self-diagnosis gejala nyeri dada tidak dianjurkan, apalagi hanya mengandalkan info internet.

  • Terlambat penanganan nyeri dada 30 menit meningkatkan risiko kematian 10 persen.

  • Gejala jantung yang dideteksi lebih dini dan penanganannya dapat menyelamatkan nyawa.

Fenomena salah mengenali gejala ini juga diperparah oleh budaya masyarakat yang terbiasa menahan sakit atau mencoba pengobatan mandiri terlebih dahulu, mulai dari minum obat maag, kerokan, hingga hanya beristirahat di rumah.

Padahal, dalam penanganan serangan jantung dikenal istilah “Time is muscle”, artinya semakin lama aliran darah ke jantung terhambat, semakin banyak otot jantung yang rusak permanen.

Karena itu, layanan Chest Pain Ready Hospital yang diluncurkan Siloam Hospitals Lippo Cikarang menekankan sistem penanganan cepat dan terintegrasi, mulai dari pemeriksaan EKG dalam 10 menit, kesiapan tim medis 24 jam, hingga fasilitas Cath Lab yang siap digunakan tanpa penundaan.

“Kami berharap masyarakat merasa lebih dekat, lebih percaya, dan menjadikan layanan kesehatan sebagai pilihan utama saat mengalami kondisi darurat,” timpal Executive Director, Yooseplin.

Load More