Indotnesia - Indonesia mendapatkan surat peringatan dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dan terancam tak lagi bisa mengibarkan bendera merah putih dalam ajang olahraga.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari menjelaskan bahwa Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) mendapatkan Laporan Tindakan Korektif atas aturan yang masih belum berjalan sesuai dengan kode etik WADA 2021.
“Saat ini bendera merah putih terancam tak bisa berkibar lagi. Jika masalah ini (Laporan Tindakan Korektif) tidak bisa diselesaikan sebelum 23 Juni, Indonesia terancam sanksi dan tidak dapat mengibarkan bendera lagi,” jelas Oktohari dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (7/5/2022)
IADO merupakan lembaga independen yang menjadi gatekeeper dalam bidang olahraga untuk mengawasi sekaligus menjaga para atlet agar tetap bersih dan sportif, terhindar dari penggunaan doping.
Kembali mendapatkan peringatan dari WADA, Oktohari juga memperingatkan IADO agar bertanggung jawab sekaligus bekerja keras dalam menaati kode WADA. Tak hanya itu, ia juga meminta lembaga independen tersebut agar segera berkomunikasi secara intensif dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta lembaga terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Saya sebagai Ketua NOC Indonesia dan mantan Ketua Gugus Tugas Pembebasan Sanksi WADA memperingatkan IADO agar bisa lebih intensif berkomunikasi dengan Kemenpora serta lembaga lainnya agar situasi kritikal ini dapat teratasi,” ungkapnya.
Sebelumnya, IADO juga telah mendapatkan sanksi selama satu tahun dari WADA pada Oktober 2021 lantaran tidak mematuhi Kode Anti-Doping Dunia dalam test doping plan. Sanksi yang diberikan yakni, dilarangnya pengibaran bendera Merah Putih dalam ajang olahraga internasional dan menjadi tuan rumah kejuaraan mulai dari regional hingga internasional.
Meski begitu, sanksi tersebut tak berlangsung lama lantara komunikasi diplomasi yang dilakukan pemerintah ke WADA, membuat IADO terbebas dari sanksi dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.
Sejak pembebasan sanksi, IADO masih dalam pengawasan ketat WADA, terutama oleh Divisi Compliance Unit yang bertanggung jawab melakukan pengawasan seluruh Badan Anti-Doping Nasional (NADO) di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Tak Akan Batasi Perkembangan Ritel Modern
-
Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini
-
Kebut Proyek 32.000 Kopdes Merah Putih, Zulhas: Gubernur dan Bupati Belikan Lahan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Iran Cap Halal Luncurkan Rudal ke Kapal Antek Zionis Israel yang Lewat Selat Hormuz
-
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth
-
Jelang Pembatasan, Pelabuhan Ketapang Dipadati Antrean Truk
-
Lebaran Tanpa Pulang Kampung: Kisah Pilu Pekerja di Yogyakarta, Tiket Mahal dan Ekonomi Sulit
-
Kocak! Zionis Israel Senbunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan
-
Rahasia di Balik Lonjakan Ekonomi Jawa Tengah: Angka Investasi Melesat, Lapangan Kerja Tercipta
-
Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban
-
Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Yuk Hitung Mundur Hari Raya Idulfitri 1447 H
-
Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel