Indotnesia - Harga tiket masuk ke Candi Borobudur yang semula Rp50 ribu naik menjadi Rp750 ribu. Kenaikan tersebut secara resmi diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Sabtu (4/6/2022) dengan sejumlah alasan.
Luhut mengatakan bahwa rencana kenaikan harga tiket masuk candi Borobudur itu masih belum final dan akan dibahas sekaligus diputuskan oleh Presiden pada minggu depan.
Meski begitu, Luhut menyampaikan sejumlah alasan mengapa harga tiket bangunan bersejarah yang menjadi salah satu situs warisan dunia tersebut harus naik yaitu:
1. Untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya Nusantara
Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di dunia. Luhut mengungkapkan alasan kenaikan harga tiket candi Borobudur salah satunya bertujuan untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.
“Candi Borobudur kan cagar budaya Indonesia yang ditetapkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Dengan relief yang sarat makna khusus bagi umat Buddha dan kita umat manusia, penting bagi kita memberi perhatian khusus untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara tersebut,” ungkap Luhut dikutip dari Suara.com.
Selain itu, nantinya turis juga akan diwajibkan mengenakan sandal khusus “upanat” agar tidak merusak tangga dan struktur bangunan yang ada di candi.
2. Meningkatkan daya saing Candi Borobudur sebagai destinasi wisata berkualitas
Selain itu, Luhut juga menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing Candi Borobudur dalam sinergi konservasi dan pariwisata berkualitas melalui mekanisme “single authority agency” atau badan otoritas tunggal.
Untuk mendukung hal tersebut, ia juga memastikan bahwa di kawasan Candi Borobudur juga akan memaksimalkan layanan dengan prinsip ekonomi biru atau konsep optimalisasi sumber daya perairan; hijau atau pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ramah lingkungan, serta inklusif secara sosial; dan sirkular atau pemanfaatan sumber daya yang berfokus pada reducing, reusing serta recycling agar ramah lingkungan.
“Rute perjalanan shuttle bus meliputi Borobudur-Malioboro-Prambanan. Dengan menggunakan kendaraan listrik dan EBT, saya rasa akan semakin mempertegas komitmen Indonesia dalam penggunaan energi ramah lingkungan,” kata Luhut dikutip dari Suara.com.
3. Meminimalisir kerusakan candi
Alasan lain kenapa harga tiket masuk hingga kawasan stupa candi Borobudur yang naik menjadi Rp750 ribu adalah untuk mengeliminasi pengunjung guna meminimalisir kerusakan candi. Bahkan, semua calon pengunjung yang akan ke candi Borobudur juga diwajibkan melakukan reservasi online untuk mengatur aliran pengunjung.
“Silahkan cek atau tanya ke teman-teman pengelola di sana (Candi Borobudur). Belum lagi perilaku pengunjung yang suka melakukan vandalisme, menyelipkan benda tertentu di sela-sela batu candi, membuang sampah sembarangan, dan parahnya adalah tidak bisa menghargai Candi Borobudur sebagai situs umat Buddha. Ini semua kan perlu penanganan khusus,” lanjut Luhur, seperti dikutip dari Suara.com.
Dilansir dari Suara.com, kenaikan harga tersebut juga diklaim tetap akan merangkul warga lokal untuk turut berkontribusi dalam pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur. Luhut juga menjelaskan, bahwa semua turis nantinya harus menggunakan pemandu wisata dari warga lokal saat akan berkeliling di sekitar kawasan candi.
Diketahui kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur sebesar Rp750 ribu hanya berlaku untuk menaiki candi. Sedangkan harga tiket masuk pelataran candi masih berlaku Rp50 ribu per orang untuk wisatawan lokal.
Berita Terkait
-
Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata
-
Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Sinergi Pariwisata dan Kuliner, BRI Peduli Dongkrak Daya Saing UMKM Desa Hargobinangun
-
Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut