Indotnesia - Wabah penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak makin marak jelang Hari Raya Idul Adha. Tercatat ada 163 kabupaten/kota di 18 provinsi yang melaporkan adanya penyebaran wabah PMK di daerah mereka.
Untuk meminimalisir penyebaran wabah PMK, sejumlah daerah memperketat lalu lintas perdagangan ternak dan melakukan pemeriksaan intensif terutama pada hewan ternak sapi.
Di Kota Tangerang Banten, hewan kurban dari luar daerah dilarang masuk saat 14 hari sebelum Idul Adha. Meski begitu, hewan kurban yang masuk ke Tangerang sebelum mendekati Hari Raya Idul Adha akan dilakukan pengawasan ketat.
“Harapan saya hewan kurban masuk sekarang-sekarang ini, jadi walaupun terindikasi PMK bisa langsung dikarantina dan diobati, penyembuhannya sekitar 10 sampai 12 hari, kami juga tetap minta surat keterangan sehat dari dokter kota asal hewan tersebut,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, seperti dikutip Suara.com.
Sedangkan di Jawa Tengah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mensosialisasikan gerakan Jogo Ternak atau menjaga ternak dan memaksimalkan peran poskeswan atau posko kesehatan hewan yang berada di pintu masuk perbatasan kota.
Lain halnya di sejumlah daerah di Pulau Jawa, Kabupaten Agam, Sumatera Barat membentuk Tim Unit Reaksi Cepat untuk meminimalisir penyebaran wabah PMK pada hewan ternak.
Tim tersebut bertugas menyosialisasikan pencegahan PMK, memantau dan mengawasi ternak di pasar. Selain itu, adapula Satgas PMK yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Agam untuk mengkoordinasi pengendalian penyakit PMK di lapangan.
Sementara di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Dinas Peternakan melakukan isolasi pada hewan ternak yang diketahui telah terpapar PMK.
Tak hanya isolasi, hewan ternak yang terinfeksi juga diberikan pengobatan untuk antisipasi infeksi sekunder dan pengobatan suportif agar mengembalikan stamina hewan. Ada pula pemberian pengobatan simptomatis guna mengatasi gejala seperti demam, rasa sakit, dan lainnya.
Dilansir dari laman resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, penyakit mulut dan kuku memiliki gejala klinis yang beragam, yaitu:
Gejala pada sapi
1. Demam (pyrexia) hingga mencapai 41°C dan menggigil
2. Tidak nafsu makan (anorexia)
3. Hipersativasi atau keluar air liur berlebihan
4. Penurunan produksi susu yang drastis pada sapi perah
Berita Terkait
-
Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
-
Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana
-
8 Hal Penting yang Wajib Disiapkan Sebelum Mudik Lewat Tol Trans Jawa
-
Toko Benang Raja Ada Berapa? Ini Daftar Lokasi Terdekat untuk Berburu Baju Lebaran
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Viral! Penumpang Muslim Ditangkap Tim Taktis AS Bersenjata Lengkap Gara-Gara Timer Salat
-
Janggal? Meja Biliar Wakil Pimpinan DPRD Sumsel Rp335 Juta, Ketua Hanya Rp151 Juta
-
7 Fakta Kelam Pembunuhan Suami Siri: Terungkap Lokasi Penemuan Jasad yang Tak Lazim
-
Waspada Longsor Susulan! BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem di TPST Bantargebang
-
Situasi Terkini Iran Jelang Baiat untuk Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Jelang Mudik Lebaran 2026, Ini Program Servis Kendaraan di Bengkel Toyota dan Honda Lampung
-
5 Fakta Mojtaba Khamenei: Jebolan Perang Iran-Irak, Nikahi Anak Politisi Senior Iran
-
Hilang Sejak September 2025, Wanita di Depok Ternyata Dibunuh Suami Siri Karena Masalah Ekonomi
-
Terungkap Nilai Dana Nasabah Bank Jambi yang Diretas, Tembus Rp143 Miliar
-
Brace Andrew Jung dan Penalti Thom Haye Bawa Persib Bungkam Persik Kediri