Indotnesia - Ketika dewasa, tak jarang sebagian dari kita masih kesulitan berteman. Sukar menemukan teman yang cocok sesuai dengan kepribadian kita tak jarang membuat kita merasa sendirian.
Berbagai usaha yang dilakukan untuk menjalin pertemanan berakhir dengan kegagalan, bahkan berdampak negatif pada kesehatan mental.
Melansir Very Well Mind, Psikolog dari Humantold, Jessica Ermilio, PsyD, mengatakan ada sejumlah alasan mengapa seseorang kesulitan punya teman.
“Sangat umum untuk kurang menjalin pertemanan. Banyak orang merasa tidak punya teman atau merasa orang lain tidak memahaminya,” ucapnya.
Berikut 3 alasan yang mungkin jadi penyebab Anda kesulitan berteman:
Menurut Healthline, anxiety atau kecemasan ada respons natural tubuh seseorang yang mengalami stress. Ini adalah perasaan takut terhadap hal yang akan terjadi.
Bagi sebagian orang, kekhawatiran ini bisa menganggu kemampuan untuk terhubung dan berinteraksi dengan orang lain. Kecemasan juga membuat seseorang merasa gugup dan tidak yakin tentang diri sendiri ketika bercakap-cakap.
Menurut Ermilio, perasaan tidak nyaman itu yang mendorong kita untuk menghindari pertemanan. Dia menyarankan, ketika Anda berusaha untuk menjalin pertemanan lagi, cobalah memeriksa pikiran dan perasaan Anda, apakah merasa gugup, takut, atau tidak yakin.
Baca Juga: Kenali ADHD, Gangguan yang Bikin Kamu Sering Gagal Fokus
Kemudian, tanyakan pada diri sendiri, apakah perasaan tersebut membantu atau justru menghambat kemampuan untuk berteman. Cara ini dapat membantu kita untuk lebih memahami mengapa kesulitan untuk berteman.
Penghindaran
Penghindaran merupakan perilaku untuk menghindari memikirkan, merasakan, atau melakukan hal-hal yang sulit. Penghindaran seperti ini menjadi upaya untuk menghindari stres daripada harus menghadapi sesuatu yang sulit.
Ketika ada kesempatan untuk berteman, Anda kerap lebih memilih untuk menghindari. Jadi ketika berada dalam situasi tersebut, coba tanyakan pada diri sendiri mengapa hal itu terjadi.
Berhati-hatilah dengan keputusan yang Anda ambil dan alasan mengapa memilih menghindari pertemanan. Sangat sulit untuk berteman apabila Anda tidak punya niat yang besar untuk melakukannya.
Ekspektasi Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan
-
Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
5 Bedak Padat Two Way Cake untuk Tampilan Cepat dan Praktis Seharian
-
Ivar Jenner Berikan Kode usai Mauro Zijlstra Resmi Jadi Pemain Baru Persija Jakarta
-
Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya: Potret Mati Rasa Puthut EA