Indotnesia - Selebriti Lucinta Luna kembali menjalani operasi kecantikan. Kali ini, ia menjalani operasi pemotongan leher untuk menghilangkan jakun. Tak hanya itu, Lucinta juga akan melakukan operasi tulang ekor.
Melalui akun Instagram pribadinya @lucintaluna_manjalita, ia mengunggah foto dirinya duduk menghadap jendela dengan kepala dan leher diperban. Postingan tersebut juga tersemat lokasi dirinya berada yakni di Busan, Korea Selatan.
“2 minggu puasa ngomong,” demikian keterangan dalam foto tersebut.
Melansir Suara.com, sebelumnya Lucinta Luna juga mengunggah sebuah video yang memperlihatkan kepala sampai lehernya dibalut perban, dengan noda darah di beberapa bagian.
Lalu pada unggahan Instagram Story pada Minggu (10/7/2022), ia masih akan menjalani operasi pemotongan tulang ekor.
"Doakan aku besok (hari ini) yah guys, deg-degan masih ada dua step operasi lagi, step kedua potong tulang ekor," tulisnya.
Lalu, sebenarnya bagaimana prosedur operasi yang dijalani Lucinta?
Operasi Pemotongan Trakea
Operasi pemotongan leher dikenal dengan istilah Chondrolaryngoplasty (Trachea Shave) atau pemotongan trakea. Prosedur ini adalah jenis operasi feminisasi wajah untuk mengurangi ukuran jakun.
Baca Juga: Profil TPST Piyungan, Muara Sampah di Yogyakarta yang Menggunung Tak Terkelola
Selama proses operasi, tulang rawan tiroid dikeluarkan dari bagian depan laring. Tulang tersebut berfungsi melindungi pita suara dari kerusakan atau ketegangan.
Peran tulang rawan tiroid adalah untuk melindungi pita suara dari kerusakan atau ketegangan.
Mengutip Healthline, operasi pemotongan trakea biasanya dibarengi dengan prosedur feminisasi wajah lainnya seperti pengurangan dagu, pengurangan rahang, pembesaran bibir, pembesaran pipi, kontur dahi, dan operasi hidung.
Selama operasi pemotongan trakea, pasien biasanya diberikan anestesi umum. Operasi ini akan berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam dengan prosedur berikut:
1. Dokter bedah akan membuat sayatan horizontal kecil di bawah dagu atau rahang di lipatan kulit. Hal ini untuk memastikan tidak ada bekas luka yang terlihat di kemudian hari.
2. Kemudian, kamera kecil dimasukkan ke dalam sayatan itu untuk menemukan tulang rawan tiroid dan pita suara.
3. Selanjutnya, dokter akan memotong tulang rawan tiroid dan batasnya.
4. Dokter akan berhati-hati selama proses operasi berlangsung agar tidak menyentuh pita suara.
5. Setelah selesai, sayatan tersebut akan dijahit tertutup. Pasien akan diminta untuk menghindari aktivitas berat dan berbicara dengan keras.
Operasi Tulang Ekor
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026