/
Senin, 11 Juli 2022 | 12:26 WIB
Pexels/Olya Kobruseva

Pengobatan Diabetes

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sebanyak 422 juta orang di seluruh dunia menderita kencing manis. Kebanyakan dari mereka tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Melansir Healthline, ketika seseorang telah didiagnosis diabetes, dokter tidak akan membicarakan tentang kesembuhan. Sebabnya, penderita  akan selalu berisiko untuk memproduksi gula darah yang tinggi karena faktor genetik dan masalah mendasar terkait sel beta mereka.

Sejauh ini, belum ada obat untuk menyembuhkan diabetes secara total. Meski demikian, penderita kencing manis masih bisa menjaga kondisi tetap terkendali dengan melakukan perawatan agar kadar gula tidak mudah naik.

Sejumlah gaya hidup dan pengobatan dapat Anda lakukan agar penyakit diabetes tidak bertambah parah dan menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Berikut cara mengendalikan level glukosa dalam darah:

- Menurunkan berat badan

- Olahraga seperti jalan cepat

- Konsumsi kalori yang cukup, lemak sehat seperti omega-3, sayur dan buah, protein tanpa lemak, hindari alkohol, serta batasi konsumsi gula tambahan, lemak, dan garam

Baca Juga: Dicky Topan Adik Si Entong Wafat Akibat Pembengkakan Jantung, Kenali Gejalanya!

Selain diet dan olahraga, diabetes tipe 2 tak jarang membutuhkan pengobatan untuk menjaga level gula darah. Namun, hal itu tergantung dengan usia, kondisi kesehatan lain, dan tujuan pengobatan.

Ada sejumlah obat yang bisa membantu menurunkan kadar glukosa yakni metformin, sulfonilurea, glinida, gliptin, dan gliflozin. Apabila obat tersebut tidak membantu, dokter biasanya akan meresepkan insulin.

Pastikan mengikuti petunjuk dokter terkait pengobatan diabetes. Jangan lupa untuk memperbaiki pola makan, olahraga, dan meditasi.

Load More