3. Hepatitis C ditularkan melalui hubungan seks
Memang ada kemungkinan penularan hepatitis C melalui hubungan seks tanpa kondom, namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) menyebutkan risiko tersebut sangatlah kecil.
Virus hepatitis ditularkan melalui darah yang terinfeksi atau cairan tubuh yang mengandung darah dari seseorang yang terinfeksi. Gastroenterologi dari Allegheny Health Network, Cristina Strahotin, mengatakan jika seseorang menderita hepatitis C dan berada dalam hubungan monogami, maka risiko menularkan infeksi ke pasangan sangat rendah.
Dia menyarankan untuk menghindari hubungan seks selama menstruasi atau ketika salah satu pasangan memiliki luka genital.
4. Hepatitis adalah penyakit genetik
Ada mitos beredar yang mengatakan hepatitis C adalah penyakit yang dapat diturunkan dari generasi ke generasi. Namun kenyataannya, hepatitis C adalah virus dan bukan genetik atau warisan orangtua.
Jarang terjadi hepatitis ditularkan dari ibu ke anak saat melahirkan. Kemungkinan tersebut hanya sekitar 2-8%.
5. Hepatitis C hanya mempengaruhi hati
Virus hepatitis C utamanya menyerang hati, tapi virus ini dapat merusak bagian tubuh yang lain. Misalnya, seseorang dengan hepatitis C dapat mengalami penyakit rematik atau otot dan persendian, bahkan sebelum terdeteksi telah tertular virus.
Baca Juga: Citayam Fashion Week Ditutup, Tak Ada Lagi Catwalk di Zebra Cross
Sejumlah orang dengan hepatitis C kronis juga dapat mengembangkan penyakit lain seperti diabetes, kelelahan, Limfoma non-Hodgkin, masalah kulit, dan sebagainya.
6. Ibu dengan hepatitis C tidak bisa menyusui
Mitos tersebut salah besar karena hepatitis C tidak dapat menular melalui ASI. Meski demikian, ibu menyusui yang memiliki puting pecah-pecah dan berdarah harus berhenti menyusui sementara hingga sembuh.
7. Tersedia vaksin untuk semua jenis hepatitis
Ini tidak betul karena sebenarnya hingga saat ini hanya tersedia vaksin hepatitis A dan B. Kedua vaksin tersebut bahkan perlu diberikan beberapa kali agar lengkap. Sampai sekarang, belum ada vaksin untuk hepatitis C.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak