Indotnesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah adanya keterkaitan antara vaksin Covid-19 dengan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya menyerang anak-anak.
Belum lama ini kemunculan kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak dikaitkan dengan pemberian vaksin Covid-19. Melansir dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Lead Scientist, Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K) menyampaikan tanggapannya terkait kasus tersebut.
“Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin COVID-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi COVID-19,” ungkap Prof Hanifah saat acara keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/5).
Selain dari pihak Kemenkes, dikutip dari Suara.com, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga membantah keterkaitan antara hepatitis akut dengan vaksin Covid-19.
IDAI mengatakan penyakit hepatitis akut yang menyerang anak bukan karena vaksin Covid-19. Karena sebagian besar anak-anak belum menerima vaksin.
"Hepatitis akut berat ini tidak dikaitkan dengan vaksin COVID-19. Karena sebagian besar dari kasus yang muncul saat ini belum divaksin. Justru belum divaksin karena kebanyakan adalah anak di bawah umur enam tahun" kata Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI Dr dr Muzal Kadim, SpA(K) dalam wawancara dengan media yang diikuti virtual dari Jakarta, Sabtu (7/5/2022) yang dikutip dari Suara.com.
Dia menambahkan, terdapat pasien dengan usia di bawah dua tahun dari kasus yang ditemukan di Inggris. Hal itu, menunjukkan bahwa pasien tersebut belum menerima vaksin.
Sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan keterkaitan hepatitis akut dengan vaksin Covid-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan).
Hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) saat ini sudah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa oleh World Health Organization (WHO) pada 15 April lalu, setelah penyakit misterius ini mengenai 169 anak di 12 negara.
Hingga saat ini WHO dan beberapa negara masih melakukan investigasi terkait penyebab pastinya penyakit hepatitis akut misterius ini.
Berita Terkait
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
-
Anggota Damkar Depok Diteror Usai Video Sindir Oknum Brimob Viral
-
Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus
-
Jadi Palang Pintu Utama Sassuolo, Jay Idzes Ungkap Peran Vital Fans Tanah Air
-
Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman
-
Salat Jenazah Try Sutrisno Digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Bahlil dan Prasetyo Hadi Hadir
-
Xiaomi Vision Gran Turismo (GT) Muncul di MWC 2026, Mobil Futuristik ala Game Balap
-
Rapor Ngeri Justin Hubner vs Nijmegen: Menang Duel Udara, Nirpelanggaran, dan Gol Krusial
-
Merawat Diri dan Memberi Dampak: Makna Kebaikan Ramadan yang Bergulir
-
Nasib Febri Hariyadi Kian Pilu, Akhiri Musim Lebih Cepat usai ACL Kambuh