Indotnesia - Unggahan di Twitter yang berisi cerita penerima manfaat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak mau pulang ke Indonesia ramai di media sosial.
Dalam percakapan di tangkapan layar tersebut, pengunggah menceritakan banyak penerima LPDP di Inggris yang tak mau kembali ke Tanah Air. di unggahan tersebut juga tertulis alasannya untuk menghindari pajak dan menyekolahkan anak mereka di sana secara gratis.
Namun, bagi penerima beasiswa LPDP ada sejumlah kebijakan yang harus diketahui sebelum mendaftar.
LPDP adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dan Kementerian Keuangan untuk mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan serta mendorong inovasi demi terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.
Beasiswa ini diperuntukan bagi WNI yang berkeinginan untuk melanjutkan studi lanjut program magister (S2) atau program doktoral (S3). Program ini bisa diambil untuk pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.
Tak heran, beasiswa ini selalu jadi rebutan mahasiswa S1 yang ingin melanjutkan pendidikan dengan dana minimum. Pasalnya, jika lolos seleksi nantinya biaya terkait pendidikan akan ditanggung oleh LPDP.
Dikutip dari laman resmi LPDP Kemenkeu, ada 3 jenis biaya yang ditanggung, di antaranya:
1. Biaya pendidikan
- Biaya Pendaftaran
Baca Juga: Kronologi Masalah Beasiswa LPDP yang Jadi Trending Topic di Twitter
- Biaya SPP/Tuition Fee
- Tunjangan Buku
- Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
- Biaya Seminar Internasional
- Biaya Publikasi Jurnal Internasional
2. Biaya Tunjangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis