Suara.com - Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang merupakan salah satu jenis program kuliah gratis dari pemerintah masuk jajaran trending topic Twitter. Lantas, apa yang membuatnya begitu ramai dibahas?
Hal tersebut diawali oleh akun Twitter @Verit******ntur yang membagikan tangkapan layar pesan WhatsApp. Pesan itu rupanya mengungkap kasus adanya penerima beasiswa LPDP luar negeri yang tidak pulang ke Indonesia sesuai perjanjian.
"Sebuah testimoni tentang para pengkhianat bangsa, penghisap uang," tulis akun ini dalam utasannya yang sudah viral, seperti dikutip Suara.com, Jumat (29/7/2022).
Dalam tangkapan layar pesan itu, seseorang bercerita bahwa ada banyak penerima beasiswa LPDP yang tidak pulang ke Indonesia dan rela kerja kasar di Inggris demi menghindari pajak.
"Di UK (Inggris) sini, banyak banget penerima beasiswa LPDP yang pada gak balik Indonesia," tulis orang itu.
"Mereka rela loh kerja kerjaan kasar untuk mnghindarin pajak, padahal lulusan Phd, S2. reason (alasan)-nya, mereka mau sekolahin anaknya gratis karena di sini sekolah sampai SMA gratis kan." lanjutnya.
Ia kemudian menambahkan bahwa ada pasangan suami istri yang menetap di Inggris untuk menerima fasilitas dari beasiswa LPDP, yakni kesempatan biaya sekolah anaknya yang bisa gratis selama 4 tahun.
Dalam cuitan berikutnya, akun Twitter tersebut kembali membagikan sebuah tangkapan layar pesan WhatsApp dan menandai akun @jokowi.
"Pak @jokowi apakah tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengejar para pengkhianat bangsa, penghisap darah rakyat, yang menerima LPDP tapi kabur?" tanya pengunggah akun.
Baca Juga: Viral Perjanjian Nikah Unik Pengantin di India: Hanya Boleh Makan Pizza Sekali Sebulan
"Coba mulai dari meranking penyeleksinya pak, siapa yang performanya paling buruk. Minimal rakyat diperas 2 miliar untuk mengirim 1 orang lho," tulisnya.
Sementara isi pesannya sendiri menunjukkan bahwa ada oknum penerima beasiswa LPDP yang korupsi dan dianggap parasit di dua negara, Indonesia dan Inggris. Alasannya karena enggan membayar pajak, tetapi menikmati fasilitas yang seharusnya menjadi hak orang lain.
Cuitan tersebut telah mendapatkan atensi warganet yang besar. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan itu telah mendapatkan 14 ribu retweet dan 43 tanda suka.
Adapun beasiswa LPDP ini merupakan program beasiswa pemerintah Indonesia dengan pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN).
Beasiswa ini dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi terbaik di dalam negeri maupun luar negeri.
Terkait masalah ini, akun @LPDP_RI langsung memberikan pernyataan di kolom komentar mengenai utasan yang viral dan menjadi trending topic tersebut.
"Guna meminimalkan terjadinya pelanggaran tidak kembali ke Indonesia setelah studi, LPDP telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menelusuri keberadaan para Awardee," tegas akun Twitter LPDP.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Viral Perjanjian Nikah Unik Pengantin di India: Hanya Boleh Makan Pizza Sekali Sebulan
-
Viral Dokter Jelaskan Perbedaan Anak Konsumsi Susu Formula dengan ASI, Netizen Kesal dengar Pertanyaan Neno Warisman
-
Terpopuler: Viral Video Biduan Dangdut Tampil di Pesta Pernikahan, Mawar AFI Pamer Body Goals Single Mom
-
Ombak di Kawasan Water Blow Tinggi, Pengunjung Dibatasi Demi Keamanan
-
Driver Ojol Ini Berasa Mimpi, Customernya Beli Kado Boneka Dan Tart Untuk Ultah Anaknya
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib