/
Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:36 WIB
Potret gedung sekolah SMAN 1 Banguntapan, Bantul, Yogyakarta lokasi terkait dugaan kasus paksaan pakai jilbab terhadap siswa. (Ulasan Google/ Parwanto Budi Padmo)

Indotnesia - Kasus terkait pemaksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan masih dalam penyelidikan. Tim investigasi mengatakan akan mengumumkan hasil pemeriksaan pada pekan ini.

“Pemda tidak menargetkan waktu penyelesaian investigasi. Namun dimungkinkan hasilnya akan diumumkan minggu ini,” ujar Sekda DIY Baskara Aji di kantor DPRD DIY pada Senin (08/08/2022) dikutip dari Suara.com.

Menurut keterangannya, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang melakukan koordinasi untuk menangani kasus yang melibatkan siswa dan pihak sekolah SMAN 1 Banguntapan.

Para tim investigasi, sedang menyusun benang merah terkait temuan-temuan yang didapat tim masing-masing.

“Pihak-pihak yang melakukan investigasi [kasus sman 1 banguntapan] kan banyak. Supaya nanti ada sinkronisasi data, saya kira itu penting," katanya.

Di samping itu, Pemda melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) lebih memfokuskan dalam penanganan pelanggaran disiplin yang dilakukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Kepala Sekolah dan tiga guru di sekolah tersebut. Hal itu, berkaitan dengan disiplin pegawai.

Meski Pemda tidak ditargetkan waktu penyelesaian kasus, namun dia mengatakan penyelesaian kasus tersebut harus dilakukan secepatnya agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.

Aji juga mengatakan, Pemda DIY juga terus mengupayakan pemulihan siswa (korban) akibat trauma dugaan pemaksaan jilbab yang mengenainya. Siswa tersebut diharapkan bisa pulih dan belajar seperti sedia kala.

Karena itu, dia berharap agar semua pihak menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh tiap-tiap tim hingga selesai agar kasus ini lebih jelas dan menemukan titik terang.

Baca Juga: Kisah Siswa SMAN 1 Banguntapan yang Dipaksa Pakai Hijab Hingga Depresi

Selama masa investigas pihak sekolah juga sudah mengikuti prosedur pemeriksaan dan dinonaktifkan sementara dari tugasnya.

“Saya kira sudahlah kita tunggu hasilnya nanti. Setelah itu baru kita sampaikan hasilnya," tandasnya.

Load More