Indotnesia - Belum lama ini mahasiswa baru (maba) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) meluapkan kekesalannya lewat akun Twitter @sbmptnfess tentang perilaku kakak tingkatnya dalam mengadakan ospek atau orientasi studi dan pengenalan kampus.
Melalui cuitannya di media sosial tersebut, ia menceritakan bagaimana maba diperlakukan pada acara yang seharusnya bertajuk technical meeting justru berubah jadi perpeloncoan ospek.
“WKWKWK KIRAIN MAH JAMAN SEKARANG OSPEK PTN! GA BAKAL ADA YG PARAH KEK DULU LAGI, eh ternyata masih ada aja loh ya yg masih pake cara “begitu” fyi malah ini bukan ospek sih, harusnya technical meeting alias harusnya ya mentor univ ngejelasin materi, eh tapi..”
“...malah GDK UNTIRT4 ini ngelakuin hal yg bnr2 kelewat batas banget, kita maba dijemur di tengah lapang dari jam 7 pagi sampe sekitar 5 sore TANPA DIKASIH CEMILAN APAPUN BUAT NGEGANJEL PERUT. sampe beneran banyak yg pingsan, kejang, mimisan dan justru mereka yg marah2..” tulis akun @sbmptnfess pada Selasa (9/8/2022).
Terkait pelaksanaan ospek, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebelumnya telah memberikan panduan kepada setiap universitas yang tertera dalam surat Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti No. 0520/E.E2/KM.09.00/2022 tentang Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Tahun 2022.
Untuk meminimalisir adanya diskriminasi, Kemenristekdikti dalam panduan tersebut menerapkan tiga asas pelaksanaan Panduan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), terdiri dari:
1. Asas Keterbukaan
Semua kegiatan penerimaan maba dilakukan secara terbuka, mulai dari pembiayaan, materi kegiatan, berbagai informasi waktu maupun tempat penyelenggaraan kegiatan.
2. Asas Demokratis
Baca Juga: Rusun Sumber Arta yang Terbengkalai dan Angker, Lokasi Syuting Film Pengabdi Setan 2
Semua kegiatan dilakukan berdasarkan kesetaraan semua pihak, menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
3. Asas Demokratis
Semua kegiatan penerimaan maba dilakukan berdasarkan kemanuasiaan yang adil dan beradab serta prinsip persaudaraan serta anti kekerasan.
Adapun metode pelaksanaan yang tertuang dalam PKKMB yaitu:
1. Penyampaian Materi
Untuk memberikan materi terkait pengenalan kehidupan kampus dilaksanakan dengan metode blended atau hybrid, luring, atau daring (synchronous atau asynchronous).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Benarkah Shakira yang Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026? Ada Keanehan di Goyangan Pinggul
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Terpopuler: Sepatu Lari Kanky buat Easy Run, Cristiano Ronaldo Main di Piala Dunia 2026?
-
Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang