Indotnesia - Nama Ariel Tatum jadi trending topik di Twitter setelah penampilannya yang memukau saat melenggang di panggung Paris Fashion Week, Senin (3/10/2022).
Tak sendirian, dalam acara yang digelar bekerjasama dengan salah satu produk asal Paris, perempuan 25 tahun tersebut juga berada di satu panggung runaway bersama sejumlah selebritis dunia, diantaranya Eva Longoria, Katherine Langford, dan Davika Hoorne.
Dalam sejumlah cuplikan video yang beredar di media sosial, lawan main Nicholas Saputra tersebut tampil dengan balutan dress merah menyala dan tampak elegan dengan detail kerah v-neck.
Detail kerah tersebut sedikit mengekspos bagian belahan dada untuk menampilkan aura seksi saat Ariel melenggang di runaway. Selain itu, gaun panjang yang dikenakannya juga mengekspos kaki bagian depan yang membuatnya terlihat lebih elegan.
Untuk menunjang penampilannya dalam balutan dress merah, pemain film Sayap-sayap Patah itu menata rambut panjangnya dengan belah tengah dan digerai ke belakang.
Sedangkan untuk makeup, wajahnya dibalut dengan riasan flawless dan tak berlebihan sehingga terlihat memesona.
Penampilannya jadi semakin terlihat makin anggung dengan dilengkapi heels kuning keemasan yang dikenakan.
Ariel Tatum juga berkesempatan menghadiri intimate dinner sebelum puncak acara runaway Le Defile L’Oreal Paris. Dalam acara itu, ia mengenakan busana rancangan desainer ternama Indonesia Didiet Maulana dan aksesori dari Tulola Design.
Kehadiran Ariel Tatum di Paris Fashion Week 2023 sebelumnya telah disampaikan lewat akun Instagram pribadinya @arieltatum. Dalam unggahan video, ia mengaku merasa terhormat sebagai perwakilan Indonesia untuk ajang fashion bergengsi dunia tersebut.
Baca Juga: Film Sri Asih Gagal Tayang 6 Oktober, Ini Alasan Sang Sutradara
“Sungguh sebuah kehormatan bagi aku, bisa menjadi perwakilan pertama dari para perempuan Indonesia untuk berjalan di LE DEFILE L’Oreal Paris di Paris Fashion Week SS2023. Semoga ini menjadi awal perjuanganku untuk menjunjung tinggi pemberdayaan dan juga kesetaraan untuk semua,” tulis Ariel.
Lebih lanjut, artis kelahiran Jakarta itu juga mengungkapkan masa lalunya yang dulu sempat diremehkan hingga berdampak pada pola pikir negatif. Ia akhirnya bangkit dan berusaha untuk menjadi manusia yang lebih berkembang dan bermanfaat.
Dalam kesempatan itu, ia berharap kehadirannya di Paris Fashion Week dapat menjadi inspirasi agar setiap orang dapat lebih berdaya dan percaya kepada diri sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan