/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:43 WIB
Pro dan kontra jawaban 'privasi' Farel Prayoga. (Instagram/@farelprayoga.ofc)

Indotnesia - Penyanyi cilik Farel Prayoga kembali menjadi perbincangan di Twitter. Kali ini bukan karena suara merdunya, melainkan jawaban Farel ketika Gus Miftah bertanya padanya.

Dalam sebuah acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Farel bersanding dengan Gus Miftah untuk mengisi acara tersebut. Pada suatu momen, Gus Miftah bertanya tentang kemampuan mengaji yang dimiliki Farel.

"Farel, kamu sudah ngaji belum Le? Sudah juz berapa kamu ngaji?" tanya Gus Miftah melansir dari video YouTube Btd Channel.

Mendengar pertanyaan tersebut, Farel hanya menjawab dengan singkat dengan mendekatkan ke telinga Gus Miftah bahwa dirinya tidak mengaji. Namun, jawaban itu ternyata malah membuat Gus Miftah penasaran hingga kemudian bertanya lagi.

"Mboten (enggak)? Kok belum ngaji ki kepiye (kok belum ngaji nih gimana)? Kamu sekarang sudah terkenal, sudah mulai punya uang. Abah doakan besok kamu jadi artis top internasional, amin. Tapi yo ngaji, Bro, mosok ora ngaji (tapi ya ngaji, masa enggak ngaji)?" kata Gus Miftah.

Namun setelah mendapat konfirmasi dari panitia acara, diketahui Farel tidak beragama Islam. Selama ini memang belum banyak yang tahu tentang latar belakang Farel termasuk agamanya. 

Kemudian Gus Miftah kembali bertanya, apa agama yang dianutnya? Akan tetapi, jawaban Farel justrus menjawab ‘mbuh’ dan mengatakan ‘privasi’.

Jawaban ‘privasi’ ini lah yang kemudian jadi pro dan kontra sejumlah warganet. Banyak yang memuji sikap Farel yang tidak menyebutkan agamanya sebagai wujud toleransi, ada juga yang berkomentar sebaliknya.

“Kita kudu belajar dari Ananda Farel. Biarlah agamaku, ibadahku menjadi privasi bagiku dan urusanku dengan Tuhan Sang pencipta,” tulis akun Twitter @Lembayung071.

Baca Juga: Apa Itu Satire? Dominasi Konten Bintang Emon yang Bikin Warganet Ngeri-ngeri Sedap

“Idola banget. Farel kere. “Agamamu apa? Privasi. Tolong ini dinormalisasi,” tulis akun Twitter @evimsofian.

"Farel ketika ditanya apa agamanya, jawabnya “enggaklah, privasi.” Luar biasa banget anak ini. Masih kecil, tapi cara berpikirnya sudah sangat dewasa. Sudah memahami bahwa agama seseorang & cara beribadah adalah hal yang sangat privat antara manusia & Tuhannya.," tulis akun Twitter @TsamaraDKI.

“..Mengaku Muslim, Kristian, Buddhis ittu bukan aib. Privasi itu pada praktik keagamaan bukan pada pengakuan agamanya apa,” tulis akun Twitter @mihrabku.

"Agama sebagai ranah privasi itu kalau kaitannya ubudiyah/hablumminallah. Kalau urusannya muamalah/hablumminannas, agama ya hrs disertakan. Kebayang kan klo orang nikah & meninggal agamanya privat, gimana coba ngurusnya. Udahlah, yg diprivate itu cukup akun medsos kamu aja #ehhh," tulis akun Twitter @hilmi28.

Meksi begitu, ketentuan dan kebebasan untuk menganut agama telah disebutkan dalam Pasal 29 UUD 1945.

“..bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.”

Load More