Indotnesia - Film KKN di Desa Penari yang tayang di bioskop pada 30 April 2022 berhasil menjadi film horor Indonesia terlaris sepanjang masa dengan 9,2 juta penonton.
Film yang diadaptasi dari utas Twitter karya akun SimpleMan itu meraih kesuksesan hingga berhasil menembus jaringan bioskop yang ada di kota Los Angeles dan New York, Amerika Serikat.
Pada penayangan pertama tersebut, film KKN di Desa Penari menggunakan versi biasa. Sedangkan ada pula versi extended yang rencananya akan dirilis pada Desember 2022.
Lalu, apa bedanya film KKN di Desa Penari versi extended dengan versi sebelumnya? Simak penjelasannya di bawah ini.
Perbedaan KKN di Desa Penari Versi Extended dan Biasa
KKN di Desa Penari versi biasa yang berhasil mendatangkan 9,2 juta penonton ke dalam bioskop merupakan film yang sudah mendapatkan editing atau penyuntingan adegan.
Dilansir dari Suara.com, Awi Suryadi sebagai sutradara film KKN di Desa Penari mengatakan bahwa versi biasa mengalami banyak pemotongan adegan karena dianggap tidak perlu.
Lebih lanjut, sebagian besar adegan yang dipotong dalam film tersebut adalah drama. Bukan tanpa sebab, hal itu dilakukan lantaran rumah produksi MD Entertainment ingin film yang ada di bawah produksinya itu fokus dalam menonjolkan cerita horor.
Sedangkan versi extended yang bertajuk KKN di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni bakal menambah adegan baru dengan durasi 40 menit lebih lama.
Baca Juga: Perjalanan Karier Enock Mwepu hingga Memilih Pensiun Dini dari Klub Sepak Bola Brighton
Dalam trailer resmi yang dirilis di akun Instagram @md_entertainment pada Senin (10/10/2022) memperlihatkan cuplikan adegan baru yang ditayangkan dalam versi extended film tersebut.
Salah satunya adalah saat adegan awal Widya (Adinda Thomas) yang mencoba untuk membujuk sang ibu (Lidya Kandou) agar diizinkan untuk mengikuti KKN di desa pilihan Ayu (Aghniny Haque).
Selain itu, ada pula adegan saat Ayu sedang mencari sesuatu di pinggir sungai dengan diiringi suara misterius seorang perempuan yang menjelaskan air selalu mengalir ke arah timur.
Dalam trailer, sejumlah adegan yang sudah tayang sebelumnya juga diperlihatkan. Salah satunya ketika Ayu dan Bima melakukan adegan terlarang hingga penampakan sosok yang menjaga Nur.
Untuk kamu yang sudah sempat menonton KKN di Desa Penari versi biasa, nantinya kamu akan mendapatkan sejumlah jawaban dari sebagian adegan ‘menggantung’ pada versi sebelumnya di KKN di Desa Penari versi extended.
Bahkan, Simple Man lewat akun Twitter @SimpleM81378523 menjelaskan jika KKN di Desa Penari extended sengaja dibuat untuk mereka yang juga telah membaca utas viral terkait cerita tersebut.
"KKN di Desa Penari extended ini sengaja dibuat hanya untuk mereka yang sudah mengikuti cerita ini sejak pertama kali cerita ini dibagikan. Tak ada lagi yang dipotong, tak ada lagi yang dipangkas, semua akan menjadi tutur kisah yang seharusnya. Dan lagi, kejutan dibagian akhir film ini," tulisnya.
Tak lupa ia juga mengatakan bahwa dalam film versi extended tersebut juga akan menampilkan kejutan bagi semua orang yang dapat membuat mereka yang telah mengikuti cerita itu sejak awal tersenyum.
Rencananya, film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni bakal tayang pada 29 Desember 2022 di seluruh bioskop Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Tragis! Remaja Madiun Tewas Terjebak Lumpur Sungai Bengawan Solo
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari