/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:01 WIB
IDAI melaporkan 131 anak di Indonesia terkena gagal ginjal akut misterius. (Freepik/rawpixel.com)

Gagal ginjal pada umumnya menyebabkan sumbatan pada saluran kencing, sehingga membuat pasien tidak bisa buang air kecil.

Berbeda dari kasus pada umumnya, penyebab tidak buang air kecil pada anak-anak penderita gagal ginjal misterius ini justru terjadi karena memang organ ginjal tidak memproduksi air kencing sama sekali.

Hal itu mengakibatkan tidak ada air kencing yang bisa dikeluarkan, meskipun salurannya tidak tersumbat.

4. Penyebab Bukan Karena Infeksi Virus Tertentu

Menurut Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr. Eka Laksmi Hidayati, SpA(K)., penyakit gagal ginjal akut misterius belum dapat disimpulkan apakah penyebabnya berasal dari satu virus.

Pasalnya, pada pemeriksaan pasien anak penderita penyakit tersebut, tidak didapatkan infeksi virus yang seragam.

5. Peluang Kesembuhan yang Berbeda Pada Tiap Anak

Dalam kasus penyakit gagal ginjal akut misterius, dokter Eka menjelaskan bahwa ada sejumlah pasien yang sembuh total dan ginjalnya berfungsi kembali.

Tetapi, ada pula pasien anak yang harus melakukan cuci darah karena ginjal yang tidak kunjung memproduksi urine selama menjalani perawatan.

Baca Juga: Sedang Populer di Kalangan Bule, Ini Manfaat Nyeker Bagi Kesehatan Tubuh

Selama penanganan pasien kasus tersebut, dilakukan terapi obat atau cairan untuk merangsang produksi urine. Sedangkan apabila pasien tetap tidak mengeluarkan urine, maka akan dilakukan cuci darah hemodialisis.

Termasuk sebagai salah satu penyakit dengan penyebab yang masih misterius, penanganan lebih dini harus diperhatikan oleh para orang tua.

Orang tua diharapkan untuk tidak mengabaikan volume buang air kecil anak yang tiba-tiba berkurang drastis. Apalagi jika sebelumnya anak mengalami gejala batuk, pilek, panas, diare, hingga muntah.

Load More