Gagal ginjal pada umumnya menyebabkan sumbatan pada saluran kencing, sehingga membuat pasien tidak bisa buang air kecil.
Berbeda dari kasus pada umumnya, penyebab tidak buang air kecil pada anak-anak penderita gagal ginjal misterius ini justru terjadi karena memang organ ginjal tidak memproduksi air kencing sama sekali.
Hal itu mengakibatkan tidak ada air kencing yang bisa dikeluarkan, meskipun salurannya tidak tersumbat.
4. Penyebab Bukan Karena Infeksi Virus Tertentu
Menurut Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr. Eka Laksmi Hidayati, SpA(K)., penyakit gagal ginjal akut misterius belum dapat disimpulkan apakah penyebabnya berasal dari satu virus.
Pasalnya, pada pemeriksaan pasien anak penderita penyakit tersebut, tidak didapatkan infeksi virus yang seragam.
5. Peluang Kesembuhan yang Berbeda Pada Tiap Anak
Dalam kasus penyakit gagal ginjal akut misterius, dokter Eka menjelaskan bahwa ada sejumlah pasien yang sembuh total dan ginjalnya berfungsi kembali.
Tetapi, ada pula pasien anak yang harus melakukan cuci darah karena ginjal yang tidak kunjung memproduksi urine selama menjalani perawatan.
Baca Juga: Sedang Populer di Kalangan Bule, Ini Manfaat Nyeker Bagi Kesehatan Tubuh
Selama penanganan pasien kasus tersebut, dilakukan terapi obat atau cairan untuk merangsang produksi urine. Sedangkan apabila pasien tetap tidak mengeluarkan urine, maka akan dilakukan cuci darah hemodialisis.
Termasuk sebagai salah satu penyakit dengan penyebab yang masih misterius, penanganan lebih dini harus diperhatikan oleh para orang tua.
Orang tua diharapkan untuk tidak mengabaikan volume buang air kecil anak yang tiba-tiba berkurang drastis. Apalagi jika sebelumnya anak mengalami gejala batuk, pilek, panas, diare, hingga muntah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni
-
Realita Perempuan di Media Sosial: Antara Eksistensi dan Tekanan
-
Perbandingan Ketajaman Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar