/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:39 WIB
Kenali ciri-ciri pasangan manipulatif. (Freepik/Jcomp)

Indotnesia - Menjalin hubungan perlu dilakukan dengan komunikasi yang jelas agar keduanya dapat berjalan beriringan. Sayangnya, tidak semua pasangan dapat menerapkan pola hubungan tersebut.

Salah satu ciri hubungan yang tidak memiliki komunikasi baik adalah adanya pasangan yang manipulatif.

Umumnya, orang manipulatif hanya ingin memanfaatkan keadaan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam hubungan, biasanya pasangan manipulatif melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan kendali atas pasangannya.

Ketika kamu terus bersama dengan pasangan manipulatif, seringkali kamu akan merasa rendah diri, tidak pernah merasa cukup, cemas, dan takut ditinggalkan. 

Hal itu terjadi karena setiap kali ia merasa salah, orang manipulatif justru akan memojokkan pasangannya untuk membuat seolah-olah dialah yang paling benar.

Oleh karena itu, jangan sampai kamu salah memilih pasangan. Kenali ciri-ciri pasangan manipulatif di bawah ini.

Cir-ciri Pasangan Manipulatif

1. Sering Melontarkan Humor Jahat

Ciri pasangan manipulatif dapat dilihat dari sikapnya yang kerap mengatakan atau melakukan sesuatu yang jahat, tetapi beralasan bahwa mereka hanya bercanda.

Baca Juga: Sinopsis Lookism, Serial Animasi Webtoon Korea yang Resmi Tayang di Netflix November 2022

Jika hal tersebut terus terjadi dalam hubunganmu, bisa saja itu merupakan taktik untuk menyerang kelemahan dan membuatmu insecure.

Setelah menemukan titik tersebut, pasangan manipulatif akan merasa lebih unggul lalu bertindak sewenang-wenang.

2. Sering Melakukan Silent Treatment

Silent treatment adalah sikap mendiamkan seseorang sebagai salah satu ‘hukuman’. Biasanya itu dilakukan karena adanya kesalahan atau hal yang tidak disukai seseorang dari orang lain.

Dalam hubungan asmara, biasanya terjadi dengan sikap pasangan yang mogok bicara maupun mengabaikan semua bentuk komunikasi lewat ponsel.

Sikap silent treatment dalam hubungan umumnya dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan kendali dan membuat pasangan merasa bersalah serta perlu bertanggung jawab atas perilakunya.

3. Melakukan Gaslighting 

Gaslighting adalah bentuk manipulasi dalam hubungan yang kurang sehat. 

Sikap ini biasanya ditandai dengan perasaan ingin menang sendiri dan mengelak tentang kebohongannya.

Sebaliknya, ia tidak mengakui kebohongan tetapi justru berbalik menyalahkan pasangan dengan berkata “Kamu terlalu sensitif” atau “Kamu berlebihan”.

4. Sering Mengancam dan Memaksa

Sikap mengancam dan memaksa merupakan bentuk manipulatif secara emosional. Hal itu dilakukan agar pasangan merasa tertekan dan melakukan apa yang ia inginkan.

Umumya, bentuk ancaman dari pasangan manipulatif dapat berupa ungkapan bahwa ia akan melukai diri sendiri atau pun mengancam dengan kata-kata intimidatif agar dapat mencapai keinginannya.

5. Bersikap Berlebihan dan Generalisasi

Ciri pasangan manipulatif selanjutnya adalah kerap berlebihan dalam bertindak dan menggeneralisasi pemikirannya.

Mereka bisa mengatakan sesuatu, seperti “Tidak ada yang pernah mencintaiku”. Selain itu, orang manipulatif juga kerap menggunakan tuduhan tidak berdasar untuk membuat pasangannya lebih sulit membela diri.

Itulah ciri-ciri pasangan manipulatif yang bisa kamu pertimbangkan agar tidak terjebak dalam hubungan toxic relationship.

Agar tidak langsung menghakimi seseorang, kamu juga bisa berkomunikasi dengan pasangan yang melakukan sikap-sikap di atas sebelum menyebutnya manipulatif. Hal itu dilakukan agar dapat mendengar penjelasan dari dua sisi kepala yang berbeda.

Load More