/
Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:50 WIB
Penampilan memukau Miss Grand Internasional asal Indonesia saat mengenakan kostum reog. (Instagram/inggidkendran.official)

Indotnesia - Miss Grand Internasional (MGI 2022) asal Indonesia, Andina Julie mencuri perhatian penonton saat tampil dengan kostum reog di panggung kompetisi National Costume pada Kamis (20/10/2022) malam di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat,

Kompetisi yang diikuti sebanyak 68 ratu kecantikan dari berbagai negara tersebut, memamerkan kostum terbaik yang dikenakan oleh masing-masing peserta.

MGI 2022 asal Indonesia, Andina Julie berhasil memukau penonton dengan kostum yang dikenakannya bertajuk “The Mystical Art of Reyog”.

Kostum tersebut memadukan sentuhan teknologi dan keindahan budaya Reog sebagai salah satu seni tradisional asal Ponorogo, Jawa Timur.

Reog adalah seni tari pertunjukan tradisional khas Ponorogo, Indonesia yang berfungsi sebagai hiburan rakyat, mengandung unsur magis.

Simbolisme yang kaya dari Reog Ponorogo juga dapat dilihat pada karakter Singa Barong, monster singa yang menakutkan dengan bulu merak di kepalanya.

Singa dianggap mewakili raja Majapahit, sedangkan bulu ratunya sebagai Reog bercerita tentang perjuangan seorang pangeran yang akan melamar seorang putri cantik.

Mengenal Kostum Reog Andina Julie

Diketahui, kostum Reog yang bertemakan “The Mystical Art of Reyog” berasal dari rancangan desainer asal Bali bernama Inggi Indrayana Kendran.

Baca Juga: Sinopsis Film 20th Century Girl yang Mengusung Tema Kisah Cinta Anak 90-an

Lewat akun Instagram pribadinya @inggikendran.official, dijelaskan bahwa kostum tersebut terinspirasi dari keindahan dan aura mistis pagelaran Reog Ponorogo.

Setidaknya, pembuatan kostum yang cukup rumit itu membutuhkan waktu hingga 2,5 bulan pengerjaan. Apalagi kostum yang dikenakan oleh Andina Julie juga dikolaborasikan dengan teknologi robotik.

Oleh karena itu, kerumitan yang cukup menantang tersebut menuntutnya untuk mengerjakannya sesuai dengan step yang harus dikuasai dan dilakukan secara berurutan.

Untuk teknologi dalam kostum reog tersebut, Inggi berkolaborasi dengan Cuplis art, salah satu seniman ogoh-ogoh di Bali dan mahasiswa Politeknik Negeri Bali bernama Angga.

Meski mencoba untuk menggambarkan representasi reog, kostum tersebut dibuat dengan kombinasi yang juga memperlihatkan sisi Indonesia dan juga mewakili daerah Jawa Timur.

Load More