/
Senin, 24 Oktober 2022 | 17:21 WIB
Ridwan Kamil kritik LRT Palembang hingga kena tegur publik. (Twitter/adriansyahyasin)

5. Diskusi di Jababeka itu sifatnya akademis membahas plus minus pembangunan indonesia dari zaman dulu sd sekarang. Bukan format tanya jawab dengan media.

6. Mungkin kebiasaan saya sebagai mantan dosen yg selalu berargumen dengan memberi contoh studi kasus. Suka lupa bahwa dalam berstatemen akademik, melekat jabatan saya sebagai pemimpin daerah, sehingga ada kritikan “urus aja atuh jabar, jangan sok komen pembangunan daerah lain-lain. Kritikan itu saya terima dengan lapang dada,” tulis kalimat pada keterangan foto.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu kemudian kembali mengungkapkan permintaan maaf atas pernyataannya yang kurang berkenan dan keliru hingga membuat sejumlah warga Palembang tersinggung.

“Namun jika itu kurang berkenan dan keliru, sekali lagi saya haturkan permohonan maaf. Mungkin saya harus update dan jalan-jalan lagi ke Kota Palembang yang pembangunannya memang keren, pesat dan luar biasa,” tutupnya.

Load More