Indotnesia - Rapper asal Kanada, Drake, sempat bikin heboh publik ketika dirinya bertaruh US$1 juta untuk kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022. Dia pun berpotensi memenangkan US$2,75 juta apabila Lionel Messi dkk mengangkat trofi.
Meski Argentina menang, nyatanya Drake harus kehilangan uang taruhannya senilai US$1 juta atau sekitar Rp15,6 miliar. Kok bisa?
Melansir NME, dalam unggahan di akun Instagramnya beberapa hari lalu, terdapat keterangan "Argentina-France, 1x2". Artinya, Drake hanya taruhan untuk kemenangan Argentina pada waktu normal pertandingan yakni 2x45 menit.
Untuk memenangkan taruhan, Argentina harus menang dalam waktu normal pertandingan. Nyatanya, Argentina dan Prancis sama-sama mencetak skor 3-3 hingga peluit panjang babak kedua.
Kemenangan Argentina diraih melalui adu penalti dengan skor akhir 4-2. Kini Drake telah menghapus postingan tangkapan layar taruhannya.
Melansir Yahoo News Canada, rapper asli Toronto ini nampaknya sudah terbiasa dengan kalah taruhan di dunia olahraga. Bahkan beberapa orang menyalahkan kekalahan pertandingan dengan sebutan "kutukan Darke".
Awal tahun ini, dia kehilangan US$2 juta atau sekitar Rp31 miliar pada pertarungan UFC. Ia kalah taruhan setelah jjuara kelas menengah asal Israel Adesanya dikalahkan Alex Pereira dalam pertandingan UFC 281 pada 12 November 2022 di New York, Amerika Serikat.
Dia juga kalah lebih dari US$200.000 pada Mei lalu usai pembalap Formula 1 Charles Leclerc menang Grand Prix Spanyol.
Para penggemar olahraga Kanada juga menyindir sang rapper dan "kutukannya" setelah tim nasional Kanada tersingkir dari Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Catat! Mulai 16 Januari 2023, Naik KRL Nggak Bisa Pakai Aplikasi LinkAja
"Kanada adalah tim Piala Dunia pertama sejak 1978 yang melakukan setidaknya 20 tembakan dan 1 tendangan penalti, tapi tidak mencetak gol," kicau akun Twitter @ESPNFC pada November lalu,
"Korban terbaru dari kutukan Drake," lanjutnya.
Namun, kutukan Drake tidak berlaku untuk Argentina meski ia bertaruh untuk Lionel Messi dkk. Argentina berhasil menjadi juara Piala Dunia setelah kemenangan akhir mereka pada 1986.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti