Indotnesia - Kabar kurang mengenakan datang dari sentra jajanan Pasar Kue Subuh Senen Jaya blok 5 yang bakal ditutup per tanggal 10 Februari 2023.
Hal itu diumumkan secara resmi oleh manajemen pihak manajemen Pusat Grosir Senen Jaya lewat akun Instagram mereka @senenjayaofficial, pada Selasa (10/1/2023).
“Dengan berat hati Minja Mengumumkan bahwa Kue Subuh Senen Jaya blok 5 akan tutup. Terimakasih kepada seluruh pelanggan setia Kue Subuh Senen Jaya blok 5. Kami masih akan buka hingga tanggal 9 Februari 2023,” tulis pengumuman.
Pengumuman tersebut lantas banjir komentar warganet dan banyak dari mereka menyayangkan penutupan pasar tersebut.
“Pindah blok apa tutup permanen? Itu kan udah terkenal dari jaman baheula min,” komentar salah seorang warganet.
“Waaahh sedih dong w,, ini salah satu jajanan kue pasar favorite, nyokap w gak bs beli kue2 lg dong dsni utk jualan,” ungkap warganet lainnya.
Meski ada yang sedih, sejumlah warganet lain justru menganggap bahwa Pasar Kue Subuh Senen tidak ditutup tetapi hanya dipindah ke blok disebelahnya.
“Please dong, kata² ny itu loh Buat smua org kecewa. Pdhl cuma pindah blok sebelah doang kan,” tulis salah seorang warganet.
Apapun yang akan terjadi pada Pasar Kue Subuh Senen, pasar ini memiliki sejumlah kenangan tersendiri bagi para pelanggan terutama mempunyai sejarah panjang hingga kini dikenal melegenda.
Baca Juga: Wakili Indonesia Dalam Ajang Miss Universe 2022, Berikut Sosok Laksmi De Neefe
Lalu, bagaimana sejarah Pasar Kue Subuh? Simak selengkapnya di bawah ini.
Sejarah Pasar Kue Subuh
Pasar Kue Subuh Senen terletak di kawasan Senen, Jakarta Pusat dan menjadi salah satu ikon kuliner Ibu Kota.
Dilansir dari berbagai sumber, sejarah pasar ini bermula dari Elkana Tju dan empat rekannya yang saat itu menggagas lapak kue di sekitar area pinggiran Pasar Senen sekitar tahun 1988.
Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang ikut berdagang kue hingga sekitar 50 meja. Lalu, pada tahun 1991, Elkana mengajukan ijin menggunakan area parkir sebagai kawasan dagang kue subuh.
Jika pada awal mulai berdiri pasar ini hanya buka pada pukul 2 sampai 8 pagi, sejak 1995 para pedagang sepakat untuk mengubah jam operasional menjadi buka pukul 7 malam hingga 6 pagi.
Tag
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar