Indotnesia - Ramadan menjadi bulan yang paling dinantikan umat Muslim untuk beribadah puasa. Tapi bagi perempuan, bisa saja dalam satu bulan itu tidak menunaikan puasa karena haid atau menstruasi.
Selain nggak boleh berpuasa, perempuan Muslim yang sedang haid tidak bisa melaksanakan ibadah seperti salat, masuk masjid, membaca kitab suci Al-Quran, dan sebagainya. Tapi, jangan lantas bersedih karena masih banyak amalan lain bagi wanita haid di bulan Ramadan.
Berikut amalan di bulan Ramadan bagi perempuan yang sedang haid:
Mencari ilmu
Umat Islam wajib mencari ilmu karena bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Apalagi di era sekarang ini, mencari ilmu dapat dilakukan di mana saja, seperti misalnya mengikuti kajian online.
Selain itu, kamu bisa membaca buku atau kitab dan mendatangi majelis-majelis ilmu untuk menambah pengetahuan. Sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW:
“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut Ilmu, Niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala menunjukkan jalan menuju Surga Baginya”. (HR. Muslim)
Memperbanyak dzikir dan berdoa
Haid tidak menghalangi perempuan untuk berdzikir sepanjang bulan suci Ramadan. Berbagai dzikir yang bisa dilakukan seperti ucapan tasbih, tahmid, takbir, hauqalah, dan sebagainya.
Baca Juga: Camping di Rumah Abah dengan View Air Terjun, Content Creator Tuai Cibiran
Dzikir menjadi amal ibadah yang bisa dilaksanakan oleh siapapun dan kapanpun, tanpa ada batasannya. Selain itu, berdoa untuk meminta perlindungan dan pengampunan dari Allah SWT juga bisa dilakukan untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta.
Bersedekah
Bersedekah menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh perempuan haid di bulan Ramadan. Walau sebenarnya, kegiatan ini dapat kamu laksanakan kapan pun.
Sedekah bisa berwujud dengan banyak hal, seperti memberi santunan kepada fakir miskin, anak yatim, atau tetangga yang membutuhkan bantuan. Bahkan menebar senyum juga termasuk kebaikan apalagi disertai keikhlasan.
Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, "Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyaklah istighfar. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni neraka.” (HR. Muslim)
Kegiatan Sosial
Selain kegiatan ritual keagamaan, perempuan yang sedang haid juga bisa mengamalkan kegiatan sosial selama bulan suci Ramadan. Amalan tersebut tentu dapat meningkatkan pahala dan membawa keberkahan.
Contoh kegiatan sosial seperti menanam pohon, memberi makan kaum fakir, menyediakan buka puasa untuk anak-anak jalanan, membersihkan lingkungan, dan sebagainya.
Itulah amalan-amalan wanita haid saat Ramadan. Terus menebar kebaikan kepada sesama di bulan penuh rahmat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Drama Inggris vs Norwegia: Gol Jude Bellingham Diprotes, FIFA Buka Suara!
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah