Indotnesia - Kabar duka datang dari dunia kesehatan, Boenjamin Setiawan yang dikenal sebagai dokter terkaya di Indonesia sekaligus salah satu pendiri PT Kalbe Farma meninggal dunia di usia 80 tahun, pada Selasa (4/4/2023).
Rencananya, jenazah Boenjamin akan dimakamkan di kompleks pemakaman Sandiego Hills, pada Sabtu (8/4/2023) dan saat ini masih disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto.
Semasa hidupnya, pria yang akrab disapa Dokter Boen ini sempat dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya nomor 8 di Indonesia.
Untuk kembali mengenang sosok Boenjamin Setiawan, berikut profil lengkap dan jejak kariernya semasa hidup.
Boenjamin Setiawan adalah dokter yang lahir pada 23 September 1933 di Tegal, Jawa Tengah
Kesuksesan Dokter Boen sebagai tenaga kesehatan sekaligus pengusaha tak lepas dari semangat belajarnya.
Saat muda, ia dikenal sebagai seorang anak yang cerdas dan merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) pada 1958.
Setelah menempuh pendidikan di UI, Boen muda melanjutkan pendidikan doktoral ke Universitas California dan mengajar di almamaternya.
Baca Juga: Lirik Lagu Tak Segampang Itu yang Dinyanyikan Salma Indonesian Idol 2023
Hingga pada 1961, ia melakukan penelitian tentang obat kencing manis dan darah tinggi, lalu mencari pendanaan dengan mengajukan proposal kepada Wim Kalona pendiri PT Dupa.
Sayangnya, proposal tersebut ditolak dan pengusaha tersebut menyarankan agar Boen membuat perusahaan sendiri agar penelitiannya dapat berjalan lebih lancar.
Dari saran tersebut, kemudian didirikanlah perusahaan obat bernama PT Farmindo pada 1963 yang didirikan Boen dengan beberapa temannya.
Perusahaan yang menjadi cikal bakal PT Kalbe Farma itu mulanya memproduksi salep, tetapi hanya mampu bertahan selama 3 tahun.
Setelah kurang modal dan kesulitan dalam memasarkan produk, perusahaan tersebut lantas gulung tikar.
Tak menyerah begitu saja, Boen kemudian bekerja sama dengan saudaranya sesama dokter, Khouw Lip Keng, Khouw Lip Swan, Fransiscus Bing Aryanto, dan temannya ahli farmakologi dalam mendirikan pabrik obat bernama Kalbe Farma pada 10 September 1966.
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif