- Haji Isam resmi membeli 6,83 miliar lembar saham emiten PACK.
- Total nilai transaksi akuisisi saham PACK mencapai Rp 936 miliar.
- Kekayaan Haji Isam melesat hingga menggeser posisi taipan Mochtar Riady.
Suara.com - Nama pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih dikenal sebagai Haji Isam, kembali mengguncang jagat pasar modal.
Melalui aksi korporasi terbaru, sang "Crazy Rich Kalsel" ini resmi mencaplok saham emiten tambang nikel, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
Aksi akuisisi jumbo ini lantas membuat publik penasaran posisi Haji Isam sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaannya yang terus menggelembung.
Borong Saham PACK Senilai Rp936 Miliar
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Haji Isam resmi masuk ke PACK setelah mengakuisisi 6,83 miliar saham atau setara 21,12 persen kepemilikan perusahaan.
Transaksi yang dilakukan pada Rabu (13/5/2026) ini dibanderol dengan harga Rp 137 per saham.
Tak main-main, total nilai transaksi tersebut mencapai Rp 936,65 miliar.
Langkah ini menandai keseriusan Jhonlin Group merambah bisnis nikel yang tengah naik daun sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik global.
Kekayaan Melesat, Geser Mochtar Riady
Baca Juga: Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
Melansir data hingga penutupan perdagangan BEI Rabu (8/10/2025), kekayaan Haji
Isam mencatatkan lompatan luar biasa hingga menyentuh angka Rp 150,5 triliun atau lebih dari 9 miliar dolar AS.
Dengan angka fantastis ini, posisi Haji Isam secara de facto telah melampaui sejumlah taipan papan atas yang selama ini nangkring di daftar Forbes.
Berdasarkan kalkulasi real-time, ia sukses menyalip:
1. Mochtar Riady & Family: Memiliki kekayaan sekitar 8,8 miliar dolar AS.
2. Marina Budiman: Memiliki kekayaan sekitar 8,9 miliar dolar AS.
Berita Terkait
-
IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya
-
Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman
-
SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September