Indotnesia - Buah pisang merupakan sumber karbohidrat dan vitamin A, serta kaya akan serat. Dengan berbagai manfaatnya, buah ini menjadi favorit bagi sebagian orang.
Namun tak jarang, buah pisang dijual dalam keadaan masih belum matang sehingga perlu waktu untuk mengonsumsi. Sejumlah orang bahkan menggunakan karbit atau senyawa kimia CaC2 guna mempercepat proses pematangan.
Nggak perlu karbit, berikut cara mematangkan pisang dengan cepat secara alami, seperti dikutip dari Eat This:
Dekatkan dengan Buah Tinggi Etilen
Untuk mempercepat proses pematangan, kamu bisa menempatkan pisang di dekat produk penghasil etilen tinggi. Etilen adalah pemicu yang memberi tahu pisang untuk memulai proses pematangan.
“Gas etilen adalah hormon alami yang merangsang pematangan buah-buahan seperti pisang,” ujar Jennifer Pallian, BSc, RD, ahli diet dan pakar ilmu pangan di Foodess.
Buah penghasil etilen tinggi adalah apel, alpukat, tomat, dan melon. Cukup gunakan satu atau dua apel atau tomat untuk memicu proses dan membantu pematangan pisang yang masih hijau.
Gunakan Kantong Kertas
Kantong kertas akan menjebak gas-gas etilen di dalamnya sehingga merangsang proses pematangan pisang.
Baca Juga: Box Office Global, The Super Mario Bros. Movie Hasilkan 1 Miliar Dollar
Ini merupakan salah satu cara termudah dan paling alami untuk mematangkan buah, yakni dengan memasukkan buah pisang ke kantong kertas di atas meja dengan suhu hangat.
Masukkan dalam Microwave atau Oven
Gunakan tusuk gigi untuk membuat beberapa lubang pada buah pisang. Kemudian masukkan ke dalam microwave selama 20-30 detik. Periksa secara teratur sampai mencapai tekstur yang diinginkan.
Kamu juga bisa menggunakan oven untuk memanggang pisang sebentar sehingga pisang bisa matang dalam sekejap. Gunakan suhu 150°C dan kemudian letakkan pisang di atas loyang dengan kulit yang masih utuh.
Tusuk pisang dengan garpu untuk membuat beberapa lubang, kemudian panggang selama kurang lebih 30 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?
-
My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat
-
5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak