Selain dikenal sebagai sosok yang berjasa atas program kesehatan ibu dan anak, nama Sulianti Saroso juga diabadikan pada Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) di Sunter, Jakarta Utara.
Hal itu tak lepas dari perannya yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan, Pemberantasan, dan Pembasmian Penyakit Menular (P4M) pada 1967 serta Direktur Lembaga Riset Kesehatan Nasional (LRKN).
Pada 1973, Sulianti kemudian diangkat menjadi Presiden Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) sekaligus menjadi salah satu dari dua orang wanita pertama yang pernah menjabat jabatan tersebut.
Adapun penghargaan yang pernah diraihnya selama berkarier sebagai dokter, di antaranya Bintang Mahaputra Pratama dari Presiden RI tahun 1975, Bintang Penghargaan dari WHO South-east Asia Regional Committee, dan Piagam dari IDI atas semangat pengabdiannya kepada dunia kedokteran dan kesehatan Indonesia.
Diketahui, Sulianti Saroso meninggal dunia pada 29 April 1991. Meski begitu, jasanya akan semangat meningkatkan program kesehatan di Indonesia akan terus dikenang untuk selamanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
-
Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas
-
Cinta Sejati Hingga Ajal Menjemput: Pasutri Lansia Tewas Berpelukan dalam Kebakaran di Way Panji
-
IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?
-
Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia
-
Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta
-
Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya