Indotnesia - Candi Borobudur menjadi salah satu ikon wisata yang mengundang banyak turis lokal dan asing. Bahkan, Candi Buddha itu menjadi tujuan biksu Thailand untuk melakukan ritual thudong atau jalan kaki untuk memperingati Waisak.
Meski terkenal di seluruh dunia, sebagian orang di Indonesia masih salah menyebutkan lokasi Candi Borobudur. Sebagian menyangka, candi tersebut terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Padahal, Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, tepatnya Jalan Badrawati, Borobudur, Magelang, atau sekitar 42 km dari Yogyakarta. Butuh waktu tempuh sekitar 1 jam dengan mobil untuk sampai ke Candi Borobudur dari Yogyakarta.
Sementara itu, kalau dari Semarang, turis harus menempuh jarak yang lebih jauh menuju Borobudur yakni sekitar 90 km.
Kebanyakan turis yang mau berkunjung ke candi itu masuk dari pintu Yogyakarta, sehingga banyak yang menyangka kalau Candi Borobudur terletak di Yogyakarta.
Melansir situs Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata, cara termudah untuk sampai ke sana adalah dengan mengikuti tur wisata atau menyewa mobil. Sepanjang perjalanan, pelancong akan disuguhkan udara sejuk kota Magelang.
Borobudur memang berdiri dengan latar pegunungan Menoreh yang mengelilinginya. Ketika sampai, pengunjung akan melihat bangunan candi besar dengan gaya arsitektur yang dipengaruhi oleh snei Gupta India dan pasca-Gupta.
Monumen ini telah ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada 1991. Melansir Britannica, Borobudur dibangun sekitar 778-850 Masehi di bawah dinasti Syailendra.
Awal ditemukan, candi ini terkubur di bawah abu vulkanik yang juga ditumbuhi tanaman liar. Hingga pada 1984, Letnan Gubernur Inggris Stamford Raffles menemukan keberadaan candi ini.
Baca Juga: Daftar Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Dunia, Terbaru Tabrakan di India
Tim arkeolog Belanda memulihkan situs tersebut pada 1907-1911. Pemugaran kedua selesai pada 1983. Candi Borobudur tak pernah kehilangan pesona keindahannya yang membuat pengunjung dibawa pada kehidupan kala itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Budget Tipis? Ini Smartwatch 200 Ribuan yang Layak Dibeli
-
Alasan Alvaro Arbeloa usai Real Madrid Dipermalukan Osasuna
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Heboh Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Buka Suara di KPK: Tak Ada Pesawat Tengah Malam
-
5 Sepeda Listrik untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Stabil Dipakai Harian
-
Nyaris Cerai, Inara Rusli Bongkar Alasan Bertahan Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi
-
Review Film AIU-EO Macam Betool Aja: Komedi Romantis Khas Medan yang Penuh Tawa
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Mikel Arteta 'Usir' Pemain Arsenal Bermental Ciut
-
Ramadan dan Meja Makan yang Kembali Ramai