Indotnesia - Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta melaporkan peningkatan kasus sifilis dari tahun ke tahun. Pada 2020, tercatat ada 67 kasus sifilis DIY, kemudian meningkat menjadi 74 kasus pada 2021.
Angka tersebut melonjak lagi pada 2023 menjadi 333 kasus. Angka itu juga berbanding lurus dengan peningkatan kasus sifilis dan HIV secara nasional.
Lalu, apa itu sifilis dan bagaimana gejala serta tahapan pengobatan sifilis?
Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.
Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memiliki beberapa tahap perkembangan. Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, sistem saraf, dan bahkan kematian.
Dengan pengobatan dan perawatan yang tepat, sifilis dapat diobati dan penyembuhan dapat dicapai.
Siapa saja yang berisiko mengidap sifilis? Risiko infeksi ini meningkat pada orang yang berganti-ganti pasangan seksual, pekerja seks, penggunaan jarum suntik yang telah terinfeksi, tato yang nggak aman, dan penularan dari ibu hamil kepada bayi.
Tidak berbeda dengan penyakit infeksi menular seksual lainnya, penularan sifilis bisa melalui kontak seksual yang nggak aman, baik lewat mulut, kelamin, maupun anus.
Sebagai catatan, bakteri penyebab sifilis nggak bisa bertahan lama di udara sehingga tidak dapat ditularkan melalui toilet, kolam renang, kamar mandi, atau peralatan makan dan pakaian.
Baca Juga: Lirik Lagu Dream Babymonster yang Jadi Trending YouTube
Diagnosis sifilis biasanya melibatkan tes darah untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum. Tes ini dapat membedakan antara infeksi yang aktif dan infeksi masa lalu.
Jika hasil tes menunjukkan adanya infeksi, langkah selanjutnya adalah menentukan tahap sifilis untuk merencanakan terapi yang sesuai.
Gejala dan Tahap Pengobatan Sifilis
Pengobatan sifilis tergantung pada tahap perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan individu. Terdapat tiga tahap utama pengobatan sifilis:
Sifilis Primer dan Sekunder:
Pada sifilis primer, gejala muncul 2-4 minggu setelah terinfeksi. Gejalanya, muncul luka kecil di alat kelamin, mulut, atau anus. Penderita biasanya nggak merasakan sakit, tapi rentan menulari pasangan.
Sifilis sekunder memiliki gejala demam, ruam merah di telapak tangan, kaki, atau bagian tubuh lain seperti penis, vagina, dan mulut, serta muncul bercak basah di sekitar genital.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan