Indotnesia - Pria penderita obesitas dengan berat 300 kg bernama Fajri baru saja mendapat penanganan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) UPT Ciledug, Tangerang mengevakuasinya pada Rabu, (7/6/2023) untuk ditangani pihak medis
Petugas evakuasi menggunakan forklift untuk mengangkutnya ke mobil pick up. Hal itu lantaran berat badannya terlalu gemuk atau obesitas.
Lantas, apa penyebab obesitas?
Obesitas adalah suatu gangguan yang berkaitan dengan penumpukan lemak yang berlebihan pada tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Seseorang menjadi terlalu gemuk biasanya karena kalori yang masuk ke tubuh terlalu banyak. Selain itu tidak diseimbangkan dengan pembakaran kalori seperti aktivitas harian yang sedikit atau berolahraga.
Gejala obesitas biasanya ditandai dengan peningkatan massa tubuh yang tidak normal. Selain juga bisa dikenali dengan kondisi penumpukan lemak beberapa area tubuh, mudah berkeringat, mudah lelah, atau nyeri sendi.
Gangguan ini kebanyakan dialami oleh orang dewasa dan tak jarang mengenai anak-anak. Obesitas biasanya disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak sehat, seperti makanan cepat saji dan banyak mengandung pemanis buatan.
1. Genetik
Faktor keturunan atau genetik memiliki peran besar yang membuat seseorang mengalami obesitas. Seseorang yang memiliki orang tua dengan berat badan yang tidak normal lebih berisiko terkena diabetes.
Baca Juga: Gratis, Skrining Kesehatan untuk 14 Jenis Penyakit Ini di Puskesmas
2. Pola makan tidak sehat
Selain genetik, pola makan tidak sehat tentu saja jadi penyebab utama obesitas. Apalagi jika memiliki pola makan berlebihan dan tidak beraturan.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), ada 5 pola makan yang membuat seseorang bisa menjadi obesitas.
1. Banyak mengkonsumsi makanan berlemak, gorengan, dan berpemanis.
2. Makan dengan jumlah banyak dengan waktu singkat.
3. Kurang makan sayur dan buah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
JTBC Dilanda Krisis, Bantah Isu Variety Show Berhenti Syuting
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
Cuplikan Film Digger Rilis, Tom Cruise Suguhkan Penampilan Eksentrik!
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini
-
Review Your Fault: London, Kisah Menarik tentang Ego Remaja dan Kedewasaan
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah