/
Selasa, 27 Juni 2023 | 17:14 WIB
Garebeg Besar Idul Adha Kraton Yogyakarta. (Arendya/Suara)

Indotnesia - Kraton Yogyakarta akan melaksanakan Hajad Dalem Garebeg Besar, pada Kamis (29/6/2023) atau bertepatan dengan 10 Dzulhijjah pukul 10.00 WIB di Kagungan Dalem Masjid Gedhe.

Pelaksanaan Garebeg Besar dilakukan dalam rangka peringatan Idul Adha 1444 H dengan disertai arak-arakan gunungan dan bregada prajurit.

Lewat akun Instagram resmi Kraton Yogyakarta @kratonjogja, pada Senin (26/6/2023) menghimbau kepada masyarakat umum yang menyaksikan Garebeg Besar untuk tidak menerbangkan drone maupun alat lainnya.

“Kami juga mengimbau selama pelaksanaan agenda (Garebeg Besar) tersebut, akan diberlakukan kawasan no fly zone untuk mejaga ketertiban dan khidmatnya agenda tersebut,” tulis keterangan dalam poster yang diunggah.

Sebelumnya, pihak Kraton Yogyakarta juga telah menggelar pelaksanaan Numplak Wajik yang berlangsung pada Senin (26/6/2023) di Panti Pareden, Kompleks Magangan, Kraton Yogyakarta.

Selama rangkaian Garebeg Besar Kraton Yogyakarta 2023, Kompleks Wisata Kraton Yogyakarta akan tutup selama satu hari, pada Kamis (29/6/2023) dan akan kembali buka keesokan harinya, Jumat (30/6/2023).

Diketahui, sejarah garebeg bermula dari kemunculan Islam di Tanah Jawa dan mulanya digunakan sebagai media dakwah Islam dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pelaksanaan garebeg kemudian berkembang dikemukakan oleh para wali dan disetujui Raja Demak pada waktu itu sebagai cara dakwah dalam penyebaran Islam yang bisa disesuaikan dengan kebudayaan masyarakat.

Tradisi garebeg terus berlanjut dan dilestarikan oleh penerus Kerajaan Demak, termasuk Kraton Yogyakarta dan Kraton Surakarta.

Baca Juga: Jangan Sering Membentak Anak, Berikut Dampak Buruk yang Bisa Terjadi

Di Kraton Yogyakarta, tradisi garebeg telah ada sejak masa pemerintahan Hamengkubuwono I hingga saat ini dan telah mengalami sejumlah perubahan serta penyesuaian.

Load More