Indotnesia - Kasus obesitas di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam 10 tahun, yakni dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan pada akhir pekan lalu.
Melansir dari Antara, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Eva Susanti mengatakan obesitas terkait dengan berbagai faktor seperti asupan energi, perubahan pola makan, urbanisasi, dan berkurangnya aktivitas fisik.
“Obesitas saat ini telah digolongkan sebagai penyakit yang perlu diintervensi secara komprehensif,” katanya.
Bahkan, obesitas telah menjadi masalah global yang mengancam kesehatan masyarakat. Pada 2030, satu dari lima perempuan dan satu dari 7 pria di dunia diperkirakan akan hidup dengan obesitas.
Jumlah tersebut setara dengan lebih dari satu miliar penduduk Bumi. Seperti diketahui, obesitas memiliki dampak buruk bagi kesehatan seperti diabetes melitus, jantung, kanker, hipertensi, dan penyakit metabolik maupun non-metabolik lainnya.
Lalu, sebenarnya bagaimana cara mencegah obesitas? Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan, berikut empat cara pencegahan obesitas:
- Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, termasuk buah dan sayur minimal 5 porsi per hari
- Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak, seperti pedoman harian yang dianjurkan:
Gula maksimal 4 sendok makan atau 50 gram
Garam maksimal 1 sendok teh atau 2 gram per hari
Lemak maksimal 5 sendok makan atau 67 gram per hari - Rajin melakukan aktivitas fisik atau olahraga, seperti jalan kaki, membersihkan rumah, dan jenis olahraga lainnya. Untuk olahraga, harap dilakukan secara baik, benar, teratur, dan terukur
- Menjaga berat badan supaya tetap ideal sehingga nggak berisiko terhadap kesehatan. Indeks Massa Tubuh (IMT) yang disarankan sekitar 18-23 kg/m2.
Untuk menentukan IMT bisa dilakukan dengan rumus membandingkan Berat Badan dan Tinggi Badan, yakni:
IMT= BB (kg)/TB2 (meter)
Apabila sudah melebihi dari 27 kg/m2 maka sudah masuk kategori obesitas. Sementara 25-27 kg/m2 masuk kategori kegemukan.
Baca Juga: Filmnya Segera Tayang, Ini Daftar Soundtrack Film Barbie
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni