Indotnesia - Setiap memasuki tahun baru kalender Jawa atau 1 Suro, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar kirab pusaka malam dengan mengarak kebo bule atau kerbau bule keturunan Kyai Slamet.
Tahun ini, tepatnya pada 1 Suro Jimawal 1957, kirab kebo bule akan digelar pada Rabu, 19 Juli 2023 malam, mulai pukul 23.00 WIB. Masyarakat dapat mengikuti kirab ini di sepanjang rute yang dilewati, yakni Supit Urang, Jalan Pakubuwana, Gapura Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke Keraton Solo.
Ada kisah menarik dari eksistensi kebo bule yang dianggap sakral ini. Berikut 5 fakta menarik tentang kebo bule milik Keraton Kasunanan Surakarta:
1. Hewan Kesayangan Paku Buwono II
Melansir Suara.com, kebo bule ini termasuk salah satu pusaka penting milik keraton. Leluhur dari kebo bule yang sekarang ini merupakan hewan kesayangan Paku Buwono II. Nenek moyang kerbau ini punya warna kulit yang khas, yakni putih agak kemerah-merahan sehingga dijuluki sebagai kerbau bule.
2. Hadiah dari Bupati Ponorogo
Mengutip situs Pemerintah Kota Surakarta, kebo bule ini dulunya adalah pemberian Bupati Ponorogo Kyai Hasan Besari Tegalsari sebagai hadiah untuk Paku Buwono II, yang berhasil merebut kembali Keraton Kartasura dari pemberontak Pecinan.
Dari situlah kemudian kerajaan hijrah dari Kartasura ke Desa Sala pada Februari 1745. Kerbau ini diberikan sebagai pengawal tombak dari Kyai Slamet.
3. Penentu Lokasi Keraton yang Baru
Baca Juga: Ekspor Album K-Pop Capai Rekor Tinggi, Ini Negara yang Paling Banyak Beli
Uniknya, penentuan lokasi keraton yang baru juga nggak lepas dari peran sang kerbau bule. Pasalnya, saat pemindahan kerajaan, kerbau dilepas dan dibiarkan berjalan tanpa diarahkan.
Sampai akhirnya, kerbau berhenti di tempat yang sekarang ini menjadi lokasi berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta.
4. Lambang Rakyat Kecil
Hadiah dari Bupati Ponorogo untuk Paku Buwono II ini ternyata punya makna tersendiri, yakni lambang rakyat kecil terutama kaum petani. Selain itu, kebo bule juga diyakini dapat mengusir roh jahat atau menghilangkan niatan buruk.
Hewan ini juga menjadi pengingat bahwa manusia haruslah memiliki akal budi dan jangan sampai berpikir bodoh seperti kerbau.
5. Penyebab Kerbau Berwarna Putih
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?