Indotnesia - Penyanyi Taylor Swift akan jadi topik mata kuliah psikologi di Arizona State University (ASU).
Melansir Billboard (16/8/2023), pihak sekolah menyebut akan membuka kelas khusus Psikologi Taylor Swift - Topik Lanjutan Psikologi Sosial. Kursus ini rencananya akan diadakan selama semester pendek di musim gugur yang akan datang.
“Kursus ini pada dasarnya menggunakan Taylor Swift sebagai contoh selama satu semester dari berbagai fenomena — gosip, hubungan, balas dendam."
Nantinya, kelas tersebut akan dipandu oleh Alexandra Wormley.
“Kelas bukanlah seminar tentang seberapa besar kita menyukai atau tidak menyukainya — kita ingin bisa belajar tentang psikologi.” ujar Wormley.
Selain itu, mereka menganggap kelas ini bukan hanya 'fun club meeting' tetapi akan lebih bermakna dari itu. Pasalnya, di kelas ini mereka akan membahas sega yang berkaitan dengan pelantun Love Story itu dengan ilmu psikologi sosial.
Wormley mencontohkan kisah marahan antara Taylor Swift dan Kim Kardashian dan Kanye West hingga dia berhasil berhasil balas dendam dengan membuat album yang begitu sukses.
“Para siswa mengetahui hal ini – tetapi apakah mereka tahu mengapa kami menyukai balas dendam? Apakah mereka tahu bagaimana kita melakukan balas dendam? Psikologi sosial dapat memberitahu kita.”
Tak hanya itu, Taylor Swift juga telah dijadikan subjek pembelajaran oleh beberapa universitas.
Baca Juga: Lirik Back to December, Kisah Lama Penyesalan Taylor Swift Putus dari Taylor Lautner
Misalnya pada bulan Agustus lalu, University of Texas di Austin meluncurkan kursus seni liberal baru berjudul Kontes dan Konteks Sastra - The Taylor Swift Songbook. Pada kursus tersebut, karya para musisi dipelajari bersama orang-orang seperti Chaucer, Shakespeare, Wyatt, Coleridge, Keats, Dickinson dan Plath dengan "teks wajib" termasuk empat album terbaru Taylor Swift.
Belum lama ini, Stanford University juga mengumumkan akan membuka kursus kuartal musim dingin, "All Too Well (10 Week Version)," dengan analisis mendalam pada lirik-liriknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS