/
Selasa, 10 Oktober 2023 | 11:53 WIB
Menjaga kesehatan mental. (Freepik)

Indotnesia - Tiap 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tujuannya untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Lanta, bagaimana caranya?

Hari Kesehatan Jiwa pertama kali dirayakan pada 10 Oktober 1992. Peringatan itu diprakarsai oleh Sekretaris Jenderal Richard Hunter dari Federasi Dunia untuk kesehatan mental.

Kesehatan mental atau mental health adalah bentuk keadaan sejahtera pada tiap individu dalam mewujudkan potensi diri. 

Mental yang sehat akan membuat seseorang mampu mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dengan baik dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitasnya. Karena itu sangat penting untuk tetap membuat jiwa kita dalam keadaan sehat atau positif.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan, membangun hubungan, dan membentuk dunia tempat kita tinggal. 

Hal-hal yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental, yaitu faktor psikologis dan biologis, kondisi sosial, ekonomi, geopolitik, serta lingkungan. Seseorang yang memiliki masalah dengan hal itu akan mudah mengalami gangguan kesehatan mental atau mental illness

Mental illness adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati atau perpaduan dari semua aspek tersebut. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, gejala gangguan kesehatan mental dapat ditandai dengan kondisi berikut:

1. Sering merasa sedih

2. Kemampuan berkonsentrasi menghilang

Baca Juga: 5 Tips Atasi Kantuk Saat Kerja, Bisa Bikin Melek

3. Muncul ketakutan dan kekhawatiran

4. Terjadi perubahan mood yang drastis

5. Mudah merasa lelah

6. Tampak menarik diri dari lingkungan

7. Ketidakmampuan mengatasi masalah

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan mental?

Load More