Suara Joglo - Bagi anak 1980-an pasti ingat dengan salah satu film horor "Bayi Ajaib". Film ini adalah salah satu dari banyak film horor Indonesia era itu yang mendapat status kultus di kalangan penggemar film horor Indonesia.
Bayi Ajaib adalah film horor Indonesia yang diproduksi oleh Wirjaatmadja Ngadiman dan disutradarai oleh Tindra Rengat pada 1982. Film ini dibintangi oleh Rizwi Ibrahim, W.D. Mochtar, Muni Cader, Rina Hasyim, Wolly Sutinah, dan Husin Lubis.
Film ini bakal diremake ulang oleh Falcon Pictures Indonesia. Perusahaan film itu mengumumkan pada publik kalau unit usahanya, Falcon Black Pictures, akan memproduksi kembali film tersebut.
Film remake ini bakal dirilis pada 19 Januari 2023. Terbaru, Falcon Black Pictures bahkan sudah merilis teaser trailer dari BAYI AJAIB. Teaser trailer berdurasi satu menit itu langsung memunculkan wujud bayi berwajah tua yang menjadi ikon.
Remake dari BAYI AJAIB akan rilis di bioskop seluruh Indonesia pada 19 Januari 2023. Film ini dibintangi Vino G Bastian, Adipati Dolken, Desy Ratnasari, dan Sara Fajira.
Di Twitter akun Vino G.Bastian, juga mengabarkan rilis film ini: "Sebuah tribute untuk film horror legendaris Indonesia ‘BAYI AJAIB’. Di Bioskop 19 JANUARI 2023."
Sinopsis "Bayi Ajaib" 1982
Kosim (Muni Cader) dan Dorman (W.D. Mochtar) mengetahui ada tambang intan di sebuah desa. Mereka berambisi untuk memenangkan kedudukan sebagai lurah yang kebetulan akan dilaksanakan di desa tersebut.
Dorman yang berdarah Portugis memohon kepada arwah Alberto Domenique, nenek moyangnya yang dikubur di daerah itu agar membantu ambisinya. Sedangkan Kosim yang kaya setelah menemukan sebutir intan membagi uangnya kepada penduduk untuk mendapatkan simpati.
Istri Kosim, Sumi (Rina Hassim) sedang mengandung. Dukun desa (Wolly Sutinah) melihat ada keganjilan dalam kandungan tersebut. Sumi ternyata pernah terperosok ke dalam kuburan Alberto Domenique.
Ketika bayi Sumi lahir muncullah keanehan-keanehan, di mana bayi itu mempunyai sorotan mata yang membawa malapetaka. Kosim dan Dorman akhirnya tetap tidak mendapatkan posisi lurah namun keluarga Kosim dirundung malapetaka.
Di klimaks film, bayi ajaib yang telah tumbuh menjadi anak bernama Didi itu disembuhkan oleh sesepuh desa (Musin Lubis) lewat doa bersama warga-warga desa tersebut.
Pemeran utama film produksi 1982
Muni Cader sebagai Kosim
Rina Hassim sebagai Sumi
W.D. Mochtar sebagai Dorman
Wolly Sutinah sebagai Dukun Bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kapan THR ASN Cair? Ini Bocoran Terbarunya untuk Tahun 2026
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Pendaftar Ganda Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal Langsung Dicoret, Ini Syarat Lengkapnya
-
Muncul Isu Hamil Duluan di Tengah Kabar Bahagia Pernikahan Virgoun, Berawal Sindiran Mantan Pacar
-
Sudah Tahu Jadwal Rekayasa Arus Mudik? Jadwal Lengkap One Way dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
Allahuakbar! 5 Pemain Timnas Indonesia Pindah Agama Peluk Islam, Ada Kiper
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!