Nama Anies Baswedan kembali disorot setelah video singkatnya yang menyebut pakai baju batik pelanggaran viral di media sosial.
Dalam video potongan yang salah satunya diunggah oleh politisi PDIP Ruhut Sitompul itu, Anies Baswedan tampak berdiri di podium mengenakan rompi biru beremblem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam mimbar itu, Anies Baswedan berbicara mengenai pemakaian batik. Ia menyebut kain batik merupakan pakaian yang seharusnya digunakan di bawah atau sebagai sarung bukan baju.
"Di mana-mana itu batik dipakainya untuk sarung tidak ada batik untuk baju," ucapnya di dalam video tersebut.
Lebih lanjut ia menyebut bahwa batik yang dipakai sebagai baju merupakan pelanggaran karena tak digunakan sebagaimana mestinya atau sebagai pakem dari batik itu. Tetapi ketidaktepatan soal pemakaian batik itu justru saat ini jadi pakaian identitas Indonesia.
"Pelanggaran itu sekarang jadi kebiasaan baru," kata Anies.
Nah, bila menilik dari jejak Anies Baswedan, dalam sejumlah kesempatan ia beberapa kali terlihat mengenakan baju batik, salah satunya ketika bertemu dengan Presiden Jokowi.
Berikut sederet momen ketika Anies Baswedan mengenakan baju batik.
Jelang Dilantik Jadi Menteri
Momen Anies Baswedan pakai baju batik terekam ketika ia dipanggil ke Istana Negara dalam momen pelantikan menteri kabinet kerja di bawah pimpinan Presiden Jokowi pada 2014 silam.
Anies yang kala itu masih menjabat sebagai Rektor Paramadina didapuk oleh Jokowi untuk mengisi pos Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Bersama keluarga, Anies Baswedan datang ke Istana mengenakan seragam batik sesuai arahan dari pihak protokoler.
Bertemu Jokowi
Momen lainnya yakni ketika Anies Baswedan yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama wakilnya Sandiaga Uno menghadap ke Jokowi.
Pada medio 2017 itu, Anies bertemu Jokowi mengenakan baju batik bermotif parang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar